UISI Kenalkan E-Supply Chain Pada UKM Batik

e-supply chain
Sejumlah dosen Universitas Internasional Semen Indonesia (UISI) saat mengadakan sosialisasi e-supply chain pada pelaku UKM Batik di Jombang. FOTO : SUREPLUS/ALI ZAINI

GRESIK-SUREPLUS : Guna meningkatkan daya saing batik lokal, tiga dosen Universitas Internasional Semen Indonesia (UISI), masing-masing Oki Anita Candra Dewi, Renny Sari Dewi, dan Rizky Noviasri mengadakan sosialisasi e-supply chain pada dua UKM Batik Jombang, yaitu UD Batik Litabena dan UD Batik Colet.

“Batik Jombang merupakan potensi lokal yang harus dilestarikan. Salah satu cara melestarikannya yaitu dengan meningkatkan daya saing usahanya. Melalui model e-supply chain, diharapkan masyarakat lebih mengenal batik Jombang serta dapat melakukan transaksi secara mudah dan cepat,” ujar Oki, Ketua Tim Pengabdian masyarakat UISI, Jumat (31/08/2018).

Ada dua tempat yang dijadikan sosialisasi. Tepatnya, di Desa Jatipelem, Kecamatan Diwek, Jombang. Kegiatan tersebut merupakan rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat yang memperoleh dana hibah dari Kemenristek Dikti Republik Indonesia.

“Program pengabdian dilakukan dengan memperkenalkan metode e-supply chain berbasis website yang terdiri dari e-commerce, e-delivery dan e-catalog,” ujar Renny, salah satu anggota tim pengabdian masyarakat UISI.

E-commerce dilakukan melalui website yang menyajikan informasi penjualan produk batik untuk meningkatkan jangkauan pasar kain batik Jombang. Sedangkan e-delivery berupa kerjasama dengan ekspedisi untuk memudahkan pengiriman, dan menekan biaya logistik.

Sementarra e-catalog merupakan kumpulan gambar dan detail koleksi yang dimiliki masing-masing UKM batik untuk memudahkan calon pembeli dalam menentukan motif batik yang diinginkan. (ALI ZAINI/HDL)

Editor : Hendro D. Laksono