Sate Ayam Ponorogo Olahan Nuryani, Dilirik Masyarakat Pulau Lombok

Nuryani, pemilik warung sate ayam Ponorogo, di Kelurahan Balowerti, Kota Kediri, memamerkan produk kebanggaannya di hadapan pengunjung Bazaar UMKM Kelurahan Balowerti, Jumat (31/8/2018). FOTO : SUREPLUS/AYU CITRA SR

KEDIRI-SUREPLUS : Sampai sekarang, perkembangan bisnis pelaku UMKM di Kota Kediri semakin prospektif. Khususnya di bidang kuliner, atau olahan berbagai makanan-minuman, yang dapat dilirik masyarakat sebagai upaya menambah pundi-pundi keuangan keluarga.

Seperti yang dialami Nuryani, pemilik usaha Sate Ayam Ponorogo, di Kelurahan Balowerti, Kota Kediri.

Selama membuka warung 8 tahun terakhir di rumahnya, perempuan ulet ini mengaku, penjualan sate ayam Ponorogo miliknya tak hanya laris manis di Kediri. Akan tetapi, juga berhasil menembus pasar di luar Pulau Jawa. Salah satunya di Pulau Lombok.

“Iya alhamdulillah, pesanan yang datang bukan hanya dari Kediri, tapi sampai Pulau Lombok juga ada yang order,” kata Nuryani, penjual Sate Ayam Ponorogo, saat memamerkan produk unggulannya, di Bazaar UMK Kelurahan Balowerti, Kota Kediri, yang digelar tanggal 30-31 Agustus 2018, Jumat (30/8/2018).

Bahkan, pada bulan ini yang notabene banyak acara lamaran dan pernikahan, pihaknya juga menerima banyak pesanan. Dalam setiap event pernikahan ini, minimal dia bisa memasak hingga 3.000 tusuk sate. Namun kalau saat sepi pembeli, biasanya hanya memasak sebanyak 250-500 tusuk sate.

Ditambahkan perempuan berusia 41 tahun itu, besarnya permintaan konsumen selama ini ditunjang oleh kekhasan rasa dari menu yang diolahnya. Apalagi bumbu satenya ini dibuat dengan sangat lembut. Di samping itu, makin bertambah nikmat jika dipadukan dengan mengonsumsi lontong.

“Terlebih, kami juga menjaga kualitas daging ayam yang diolah. Kami membuang lemaknya, sehingga yang dimasak hanya dagingnya dan ini sekaligus membantu konsumen agar tidak kena penyakit kolesterol,” katanya.

Selain itu, hal ini juga dipengaruhi oleh harga jual yang terjangkau. Yang mana untuk satu porsi sate ayam Ponorogo dipatok harga Rp 13 ribu dan harga satu lontong dipatok Rp 3.000.

Dari usaha inilah, Nuryani berhasil meningkatkan ekonomi keluarga, terutama membantu suami dalam mencari nafkah demi anak-anaknya. (AYU CITRA SR/HDL)

Editor : Hendro D. Laksono