Tahun 2019 PBB di Gresik Ditarget Rp 112 Miliar

Wakil Ketua DPRD Gresik Mohammad Syafi’ AM. FOTO: SUREPLUS/ALI ZAINI

GRESIK-SUREPLUS:  Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang menjadi andalan pendapatan asli daerah, atau PAD di Pemkab Gresik terus dioptimalkan. Pasalnya, pada tahun 2019 lembaga legislatif (DPRD) setempat menargetkan PAD dari PBB bisa mencapai Rp 112 miliar.

Menurut Wakil Ketua DPRD Gresik Mohammad Syafi’ AM menuturkan, target PBB sebesar Rp 112 miliar sudah dihitung dengan detail dalam rapat-rapat bersama. Karena itu, agar bisa terpenuhi diperlukan kerja keras dan saling koordinasi.

“Kita sudah bahas dalam rapat hasil pembahasan di dalam Kebijakan Umum Anggaran (KUA) tahun 2019 kemarin, dan sudah menjadi kesepakatan bersama. Malahan dewan siap mengawasi,” tuturnya, Rabu (29/08/2018).

Kendati target kenaikan pendapatan dari PBB masih bersifat sementara. DPRD Gresik menilai target sebesar Rp 112 miliar dinilai masih wajar. Dengan estimasi adanya peraturan daerah (Perda), yang mengatur tentang kenaikan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP), target tersebut optimis tercapai.

Mohammad Syafi’ AM menambahkan, bahwa target pendapatan di sektor PBB awalnya diproyeksikan Rp 109 miliar. Kemudian di dalam pembahasan ternyata disepakati ada kenaikan Rp 3 miliar, sehingga proyeksi pendapatannya (PBB) tahun depan menjadi sebesar Rp 112 miliar.  (ALI ZAINI/ZAL)

Editor: Fahrizal Arnas