Xiaomi dan Lenovo Sedang Kerjakan Smartphone 5G dengan Dukungan Chipset Qualcomm

Xiaomi dan Lenovo dikabarkan sedang mengerjakan smartphone 5G yang didukung chipset Qualcomm. FOTO: GIZMOCHINA

CHINA-SUREPLUS: Produsen smartphone rakasasa asal China, Xiaomi tampaknya sedang mengerjakan smartphone 5G yang didukung chipset Qualcomm. Hal yang sama, tampaknya juga dilakukan kompetitornya, Lenovo. Kabar ini muncul setelah kedua produsen itu sama-sama meneruskan postingan Qualcomm ke platform micro-blogging Weibo, Sabtu (25/8/2018).

Ponsel kedua pabrikan ini diharapkan menjadi 5G yang kompatibel mengingat Qualcomm telah mengungkapkan bahwa prosesor yang akan datang dapat dipasangkan dengan modem Qualcomm Opteron X50 5G.

Sebagai informasi, Qualcomm saat ini bekerja pada prosesor andalan generasi berikutnya. Perusahaan telah mengonfirmasi bahwa chipset next-gen akan diproduksi menggunakan proses desain 7nm. Kabarnya, Taiwan Semiconductor Manufacturing Company (TSMC) akan memulai produksi massal chipset Qualcomm 7nm pada kuartal keempat tahun ini.

Laporan terbaru menunjukkan bahwa Qualcomm dapat mengubah skema penamaan prosesornya dengan chipset yang akan datang. Jika sebelumnya dinamakan Snapdragon 855 (SDM855) dengan nama kode “Hena”, sekarang disebut sebagai SM8150, dengan ukuran 12,4 x 12,4 mm.

Laporan lain menambahkan bahwa SM1850 mungkin tidak memiliki modem 5G terintegrasi. Sebagai gantinya, Qualcomm akan menyertakan model Snapdragon X24 dengan dukungan untuk Cat. 20 LTE.

Ini berbeda dengan laporan sebelumnya yang mengklaim bahwa SDM855 a.k.a. SM8150 akan datang dengan modem SDX50 dan dikenal sebagai Snapdragon 855 Fusion Platform. Namun ada penjelasan yang lebih masuk akal, yakni Qualcomm memiliki dua versi SDM855, yakni varian tanpa modem 5G dan satunya lagi dengan modem 5G.

Baik Xiaomi maupun Lenovo sendiri telah menerima sampel chipset ini untuk diuji. Karena kemungkinan, produsen chipset ini baru mengumumkannya pada 5 Desember mendatang, perangkat dari kedua produsen ini bisa jadi baru diluncurkan pada awal 2019.(GIZMOCHINA/ZAL)

Editor: Fahrizal Arnas