Menpar : Sepertiga Wisatawan adalah Kelompok Millennial

Menteri Pariwisata RI Arief Yahya bersama  Sekretaris Kementerian Pariwisata Ukus Kuswara dan undangan soft opening Orchid Forest Cikole Lembang. FOTO : ISTIMEWA

BANDUNG-SUREPLUS: Pelaku industri wisata harus jeli melihat pasar. Salah satunya dengan melihat kebutuhan kelompok wisatawan. Menghadiri soft opening Orchid Forest Cikole Lembang, Bandung, Jumat (24/8/2018), Menteri Pariwisata RI Arief Yahya mengingatkan, sepertiga wisatawan adalah kelompok millennial.

Generasi millennial atau generasi Y adalah istilah yang digunakan untuk menyebut mereka yang lahir pada tahun 1980 hingga 1997. Penggunaan kata milenial karena generasi ini pernah melewati milenium kedua.

Menurut Arief, Orchid Forest memiliki positioning market generasi millennials. Generasi ini memiliki karakter sangat mobile, digital, dan sangat interaktif. Dalam kesempatan itu ia juga mengutip penjelasan Renald Kasali, millennials punya esteem needs atau keinginan untuk diakui. Kelompok ini kemudian bisa dikapitalisasi menjadi esteem economy.

“Millennials suka destinasi yang keliatan indah di kamera, instagramable. Inilah yang dipenuhi destinasi digital. Value destinasi ini bukan dari direct revenue, tapi indirect revenue-nya, yaitu media value-nya. Bisa mencapai lima kali lipat,” tegas mantan Direktur Utama PT Telkom Indonesia ini, seperti ditulis dalam siaran persnya.

Selain itu, tambahnya lagi, juga nomadic tourism juga cocok dikembangkan di Orchid Forest Cikole. Itu sebabnya, tempat ini akan dikembangkan dengan pembangunan Smart Glamping bintang 5 (Luxpacking) Homepod (Glampacking), dan Co Working Space atau flashpacking. (PRS/HDL)

Editor : Hendro D. Laksono