Perbaiki Pencitraan, Facebook Comot CMO Baru dari Hewlett Packard

CAMBRIDGE (AS)-SUREPLUS: Di tengah krisis pencitraan terbesar yang dialami Facebook, perusahaan asal Cambrige, Massachuset (AS) itu baru saja menyewa Credit Marketing Officer (CMO) kenyang pengalaman yang pernah bekerja untuk Pepsi dan Visa, Antonio Lucio.

Upaya ini dilakukan perusahaan pemilik media sosial raksasa tersebut untuk meningkatkan citra eksternal jaringan sosial dan fitur lintas promosi di dalam aplikasinya.

Lucio sendiri hari ini, Jumat (24/8/2018) mengumumkan akan meninggalkan perannya sebagai CMO Hewlett Packard (HP) yang diembannya selama tiga tahun terakhir. Lucio mulai bekerja di Facebook mulai tanggal 4 September nanti. Dia menggantikan Gary Briggs, yang pada Januari lalu akan mengundurkan diri setelah lima tahun bekerja untuk Facebook.

Lucio akan melaporkan kepada Chief Product Officer Chris Cox dan menjadi bagian dari tim kepemimpinan Chief Operating Officer Sheryl Sandberg.

Facebook menegaskan bahwa dia akan bekerja di seluruh jaringan aplikasi perusahaan, termasuk Instagram dan WhatsApp, yang keduanya tidak memiliki CMO berkapasitas sebesar Lucio.

Sebelum menjadi CMO HP, Lucio adalah kepala pemasaran dan petugas komunikasi Visa selama tujuh tahun. Dia juga memimpin pemasaran inovasi dan minuman PepsiCo selama delapan tahun.

“Jalan cerita Facebook berada pada titik perubahan. Kami tidak pernah menghadapi tantangan yang lebih besar,” terang Cox

Lucio berpengalaman dalam retorika filosofis bunga yang umum di Facebook. Dia menggambarkan dirinya di LinkedIn dengan pernyataannya yang cukup terkenal. “Siapa yang punya misi dalam hidup adalah seseorang yang membangun merek dan bertahan dalam ujian waktu. Merek-merek ini berlabuh dengan sengaja, memiliki dampak yang bermakna pada kehidupan orang-orang. Dibangun melalui koneksi emosional yang kuat, berperilaku dengan integritas dan secara konstan menciptakan kembali diri mereka untuk mewujudkan tujuan mereka,” tulis Lucio.

Keberadaan Lucio di Facebook akan menjadi representasi keragaman di dalam manajemen Facebook, dimana sebelumya para petinggi perusahaan ini dihuni sederet orang kulit putih.

Sandberg sendiri menyebutkan bahwa Lucio memiliki banyak pengalaman pemasaran terkemuka untuk merek-merek besar seperti HP dan Visa. Dia juga menyatakan bahwa kemampuan Lucio tidak perlu diragukan. Sandberg menilai Lucio memiliki komitmen kuat terhadap keragaman. “Dia akan mendapat manfaat dari bantuannya memperbaiki merek Facebook setelah serangkaian masalah mulai dari Cambridge Analytica terkait kebocoran data pengguna, dan banyak lagi.

“Tujuan dan dampak telah menjadi pusat dari setiap keputusan karir yang pernah saya buat,” Lucio mengatakan kepada TechCrunch dalam sebuah pernyataan. “Facebook adalah salah satu merek paling berpengaruh di dunia, pada momen penting dalam sejarahnya. Saya merasa terhormat untuk bergabung dengan tim dan mendukung evolusinya,” tambah Lucio terkait karier barunya bersama Facebook.(TECHCRUNCH/ZAL)

Editor: Fahrizal Arnas