Banyuwangi Dapat Limpahan Wisatawan Asing dari NTB

Gempa bumi yang beberapa kali mengguncang Lombok, membuat Banyuwangi banyak menerima limpahan wisatawan asing. FOTO: SUREPLUS/HENDRO SUCIPTO

BANYUWANGI-SUREPLUS: Gempa bumi yang beberapa kali mengguncang Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), membuat Banyuwangi banyak menerima limpahan wisatawan asing.

“Dalam beberapa hari terakhir, wisatawan asing yang ke Banyuwangi mengalami lonjakan. Banyak yang datang dari Lombok,” kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Muhammad Yanuarto Bramuda, Jumat (24/8/2018). Mayoritas wisatawan asing menuju destinasi unggulan Banyuwangi, Kawah Ijen dan Pulau Merah.

Bramuda mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan pengelola hotel dan restauran untuk memberikan informasi berbagai destinasi yang ada di Banyuwangi, selain Kawah Ijen dan Pulau Merah.

“Apabila ada wisatawan asing, bisa diinformasikan berbagai destinasi yang ada di Banyuwangi,” kata Bramuda.

Jumlah penginapan di Banyuwangi saat ini terdapat 70 hotel dengan kapasitas 3000 kamar. Di antaranya ada tujuh hotel bintang tiga dan empat dan homestay yang tersebar di berbagai destinasi wisata.

Mantan Camat Pesanggaran itu juga mengimbau, agar pengelola penginapan, restauran, jasa transportasi, dan pelaku wisata lainnya untuk tetap menjaga performa layanan.

Selain meminta para pelaku wisata diminta untuk memberikan layanan terbaik, mereka juga tidak diperkenankan tanpa menaikkan harga.

“Kami telah mengintruksikan agar pelaku wisata tidak serta merta menaikkan harga dalam lonjakan wisatawan asing kali ini,” kata Bramuda.
Menurutnya, dengan tetap menjaga layanan bisa membuat wisatawan kembali lagi ke Banyuwangi.

Berbagai atraksi wisata juga telah disiapkan Banyuwangi untuk menyambut wisatawan. “Semoga saja bisa menghilangkan trauma akibat gempa bumi,” tambahnya. (HENDRO SUCIPTO/ZAL)

Editor: Fahrizal Arnas