PT Avail Elok Indonesia Go Public tahun 2022

Diamond Manager PT Avail Elok Indonesia Area Trenggalek, Pipit Riyani, saat menyampaikan Materi Prospek Bisnis Avail di hadapan peserta asal Kabupaten Kediri, di Rumah Makan Taliwang, Simpang Lima Gumul (SLG) Kediri. FOTO : SUREPLUS/AYU CITRA SR

KEDIRI-SUREPLUS: Produsen pembalut wanita di Indonesia, PT Avail Elok Indonesia berkomitmen terus mengembangkan ekspansi usahanya pada masa mendatang.

“Salah satunya dengan membuka diri di lantai bursa efek Indonesia (BEI) pada tahun 2022. Hal ini sebagai bentuk kami untuk Go Public,” kata Pipit Riyani, Diamond Manager dan Owner AMP Trenggalek, PT Avail Elok Indonesia, di Kediri, Selasa (21/8/2018).

Menurut Pipit, hal ini diperlukan guna memberikan ruang bagi masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam usaha tersebut. Lantaran ceruk pasar di bidang ini sangat terbuka lebar.

“Saat ini saja, masih 98 persen pasar pembalut nasional yang belum tergarap,” katanya. Di sisi lain, tambah dia, secara nasional pula pihaknya juga menawarkan peluang bisnis guna menggarap omzet senilai Rp 8,4 triliun per bulannya.

“Ini sungguh potensi yang besar dan harus dioptimalkan. Karena bisa membantu masyarakat, dalam meningkatkan kesejahteraan dan ekonomi keluarga,” katanya.

Kalau melihat Kabupaten Kediri, lanjut dia, perkembangan pasar di kawasan ini sangat mendukung. Apalagi ditunjang dengan 26 kecamatan di seluruh Kabupaten Kediri. Namun, sampai sekarang jumlah mitra bisnis kami di Kediri belum seperti di daerah lain,” kata Pipit.

Sebelumnya, Nike Vivi Nitasari, salah satu ibu rumah tangga asal Trenggalek, yang sukses menjadi mitra bisnis PT Avail Elok Indonesia, ikut mengajak masyarakat di Kediri untuk bekerja sama.

“Potensk bisnis ini sangat besar di Kediri, selama masih ada wanita, dan karena yang kita jual adalah kebutuhan pokok,” katanya.

Selama bergabung menjadi mitra bisnis perusahaan tersebut, Nike telah menuai banyak keuntungan. Salah satunya bisa membantu suami dan meningkatkan ekonomi keluarga. “Dalam sebulan, alhamdulillah saya berhasil memperoleh bonus dari perusahaan di atas UMK. Hal ini memang di luar dugaan saya,” katanya. (AYU CITRA SR/HDL)

Editor : Hendro D. Laksono