Pengusaha Donat Kediri Bidik Penggemar Kartun

Donat cantik produksi Zaza Donat, Kediri, produsen jajanan khas yang menggunakan karakter tokoh kartun. FOTO : SUREPLUS/AYU CITRA SR

KEDIRI-SUREPLUS: Demi menunjang ekspansi usahanya, pemilik usaha Zaza Donat asal Kabupaten Kediri, terus menggali potensi diri dan jeli melihat perkembangan pasar. Hal ini diwujudkan dengan memproduksi donat karakter, yang dikemas unik, dan eye catching.

Menurut Nanda, yang mewakili pemilik usaha Zaza Donat, pasangan Findra Virdi dan Novi, usaha tersebut dilakoni dengan membidik konsumen yang gemar tokoh film kartun.

“Alhamdulilah, mulai dari anak usia taman kanak-kanak hingga orang dewasa seringkali memadati lapak kami, yang biasa mereka temui di Jalan KDP Slamet Kota Kediri,” kata Nanda pada Sureplus.id, di Kota Kediri, Sabtu (18/8/2018).

Umumnya, para pembeli meminati jenis donat karakter yang dikemas kecil, yaitu dalam satu boks ada tiga buah donat karakter. Misalnya saja berbentuk tokoh kartun Minion, Doraemon, Spiderman, Burung Hantu atau Owl, Hello Kitty, dan lainnya.

Mengenai harga, Nanda mengaku, tidak menjual dengan harga tinggi. Hal tersebut disesuaikan dengan kondisi pasar di Kediri. Namun, secara kualitas bahan baku dan mutu rasa, maka pihaknya berani diadu.

“Harga relatif terjangkau, rata-rata dijual Rp 2.000 per buah donat. Kalau partai besar, ada yang satu boks isi 10 buah, dan ini harganya Rp 20 ribu per boks,” katanya.

Bahkan, dalam menetapkan harga tersebut, pihaknya tidak merevisi hal tersebut walaupun harga telur ayam dan bahan pokok lain meningkat. Semua ini dilakukan demi mempertahankan konsumen yang ada sekarang.

Selama berbisnis donat, lanjut dia, dalam satu hari dia bisa menjual beberapa boks sekaligus. Kondisi ini karena pihaknya menerapkan sistem penjualan jemput bola. Salah satunya dengan menggunakan food truck.

Nanda menambahkan, selama satu tahun terakhir memakai food truck, maka saat berjualan dia merasa lebih percaya diri. Apalagi bisa tampil menyapa konsumen dengan elegan.

“Kami juga dapat berjualan dengan berpindah-pindah ke beberapa titik potensial sekaligus. Dengan begitu, produk kami ini bisa lebih dikenal publik,” katanya.

Di samping itu, biasanya penjualan paling ramai saat pihaknya berada di ruang terbuka hijau (RTH) di Kota Kediri, seperti di dekat Bundaran Taman Sekartaji. Sebab, di lokasi ini ada banyak pengunjung yang sedang berwisata, terutama anak-anak yang suka makanan manis dan umumnya hobi melihat film kartun. (AYU CITRA SR/HDL)

Editor : Hendro D. Laksono