TMC Dumont, Motor Sangar Memakai Mesin Pesawat Terbang

TMC Dumont
Sepeda motor futuristik, TMC Dumont yang menggunakan mesin pesawat terbang kecil, Roll-Royce Continental V6, berkekuatan 300 tenaga kuda. FOTO: DAILYMAIL.CO.UK

FLORIDA-SUREPLUS: Awal tahun 2018 lalu, ribuan penonton yang memadati event reli Daytona Beach Bike Week ke-77 di Florida, AS, mendadak terkesima. Mereka takjub melihat tongkrongan sangar sepeda motor futuristik TMC Dumont. Tak heran jika mesin aneh ini kemudian memenangkan gelar Best in Show di ajang tersebut.

Bagaimana tidak takjub, motor masa depan hasil inovasi mantan pembalap Formula One asal Brasil, Tarso Marques ini terlihat lebih menyerupai mesin terbang di film-film sciene fiction,  ketimbang tampilan sepeda motor yang ada saat ini. Bahkan jauh lebih sangar dibandingkan tampilan motor gede sekelas Harley Davidson.

TMC Dumont memang unik, karena memakai mesin Roll-Royce Continental V6, berkekuatan 300 tenaga kuda. Ini mesin Rolls-Royce keluaran 1960, untuk pesawat terbang jenis Cessna. Roda depan dan belakang pun dibuat besar, dengan diameter sekitar 91 cm. Posisinya melesak ke dasar pelek, sehingga memberi kesan motor melaju ‘mengambang’ di jalanan.

“Saya telah memimpikan desain motor ini sejak 15 tahun lalu. Ini wujud motor paling ekspresif di dunia,” kata sang inovator, Tarso Marques seperti dikutip dari dailymail.co.uk, Kamis (09/08/2018) lalu waktu setempat.

Tarso Marques, mantan pembalap Formula One asal Brasil sang inovator TMC Dumont. FOTO: DAILYMAIL.CO.UK

Siapa Tarso Marques? Nama lengkapnya Tarso Anibal Santanna Marques. Ia lahir 19 Januari 1976 dan merupakan pembalap Formula One dari Brasil. Sempat ambil bagian di 24 balapan Grand Prix F1 dan semuanya bersama tim Minardi. Marques pensiun dari lintasan pada 2005.

“Saya ingin rancangan ini 100 persen Proyek Brasil. Tanpa campur tangan dari luar,” lanjut Marques. Tak heran jika tiap bagian dari TMC Dumont ini dikerjakan oleh para teknisi dan pabrik di Brasil. Dari desain chassis-nya sampai pewarnaan dan pengecatan body.

Lalu mengapa Marques menamakan motor futuristiknya TMC Dumont? Ia menegaskan, Dumont merupakan nama singkat dari Alberto Santos Dumont, penemu sekaligus pionir dunia penerbangan dari Brasil. “Ini untuk menghormati Alberto Santos Dumont,” katanya.

Menurut Marques, TMC Dumont memang masih butuh penyempurnaan untuk menjadikannya motor standar yang bisa dikendarai siapa saja. “Tapi motor ini pun sudah bisa melaju normal. Seperti ketika kami tampil di Florida,” katanya.

Body motor dibuat dari kombinasi serat carbon, chrome and metal alloys. Chassisnya dari chromium-molybdenum aluminium, khusus agar mampu menahan beban mesin. Dilengkapi speedometer, retractable lighting dan tanki aluminium yang mampu menampung 16 liter bahan bakar.

Cuma sayang, Marques belum mau menyebutkan berapa kecepatan maksimal mesin rancangannya tersebut dan berapa kisaran harganya kalau TMC Dumont benar-benar dipasarkan. Kita tunggu saja informasi selanjutnya dari Marques. (AZT)

Editor: Aziz Tri P