Sidoarjo Raih Dua Penghargaan di Ajang Gebyar UKM Indonesia 2018

Bupati Sidoarjo H. Saiful Ilah, SH, M.HUM mewakili Universitas Muhammadiyah Sidoarjo, menerima penghargaan kategori Academician dari Gebyar UKM Indonesia 2018. FOTO : SIDOARJOKAB.GO.ID

SIDOARJO-SUREPLUS : Usung tema ‘UKM Jaman NOW dari Desa untuk Indonesia’, Markplus Incorporation bersama International Council for Small Business (ICSB) Indonesia menggagas Gebyar UKM Indonesia 2018 di Pendopo Kabupaten Sidoarjo, Selasa (7/8/2018).

Acara dibuka oleh Bupati Sidoarjo H. Saiful Ilah, SH, M.HUM, didampingi sejumlah undangan dari Dinas Koperasi Jawa Timur, Sekda Kabupaten Sidoarjo, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Sidoarjo dan Gresik, dan pembina-pembina UKM.

Facilitator at Markplus Indonesia Anang Supardi menjelaskan, acara Gebyar UKM ini rencananya akan digelar di lima kota di Provinsi Jawa Timur. Total acara di 34 kabupaten dan kota di Indonesia.

Gebyar UKM Indonesia sendiri dimulai akhir Juli lalu di Deli Serdang, dan berakhir pada 8 November 2018 di Medan. “Kita semua berharap, UKM-UKM yang tumbuh dan berkembang dengan baik kedepannya akan menjadi Industri Kecil Menengah (IKM),” jelas Anang.

Menanggapi pelaksanaan acara ini, Bupati Saiful mengaku bangga dan senang. Karena kegiatan ini sejalan dengan program pemerintah pusat dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional. Termasuk didalamnya percepatan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Sidoarjo, mengingat Sidoarjo adalah kota UKM.

“Saya berharap kegiatan Gebyar UKM ini dapat berkontribusi dan membuktikan pada daerah lain bahwa Kabupaten Siodarjo terus berkembang dalam bidang UKM, hal ini akan menarik pelaku dunia usaha untuk berinvestasi di Sidoarjo,” jelas Abah Ipul, panggilan akrabnya.

Dalam Gebyar UKM ini, Kabupaten Sidoarjo mendapat dua penghargaan. Masing-masing, kategori Policy Maker untuk Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Sidoarjo, dan kategori Academician diraih Universitas Muhammadiyah Sidoarjo.

Gebyar UKM Indonesia 2018 merupakan gelaran kedua. Acara ini diikuti hampir 5000 UKM dari seluruh Indonesia. Lewat program-programnya UKM Indonesia diharap bisa tampil percaya diri menghadapi persaingan yang semakin kompetitif di tingkat nasional maupun internasional. (PRS/HDL)

Editor : Hendro D. Laksono