Menkeu Dukung Eksportir Manfaatkan Fasilitas Fiskal

Menkeu Sri Mulyani Indrawati mendukung eksportir memperluas jangkauan pasar dengan memanfaatkan fasilitas fiskal. Ilustrasi aktivitas ekspor impor di Surabaya. FOTO: SUREPLUS/AKBAR INSANI

JAKARTA-SUREPLUS: Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mendukung para eksportir untuk memperluas jangkauan pasar dan peningkatan produksi dengan memanfaatkan fasilitas fiskal. Insentif dari pajak dan bea cukai, bisa langsung dirasakan tidak hanya dari sisi keuangan tapi juga dari sisi percepatan dan kepastian pelayanan.

“Pemberian fasilitas potongan pajak, kalau investasi. Mulai tax allowance, tax holiday. Biaya investasi bisa dibiayakan. Jika melakukan vokasi untuk para pekerja agar semakin baik juga bisa dibiayakan. Melakukan riset dan development dalam rangka evaluasi dan pengembangan produk juga bisa dibiayakan,” kata Sri Mulyani.

Menkeu Sri Mulyani mengatakan hal tersebut di hadapan sekitar 500 eksportir pada acara yang bertema ‘Fasilitas Fiskal Untuk Peningkatan Eskpor Nasional’, di Aula Merauke, Kantor Pusat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) di Jakarta, Selasa (07/08/08/2018).

Dikutip dari publikasi di situs kemenkeu.go.id, Rabu (08/08/2018), pemerintah telah melakukan berbagai strategi untuk mendukung kinerja ekspor nasional. Menurut Menkeu, ekspor memiliki peranan besar pada pertumbuhan ekonomi dan neraca pembayaran yang kuat. Maka Pemerintah fokus memacu ekspor dan pada saat yang sama juga berusaha untuk mengurangi impor.

Menkeu menyatakan Pemerintah sangat bersungguh-sungguh ingin membantu para eksportir agar dapat mengembangkan usahanya. Ia pun siap menerima berbagai masukan dari para pelaku usaha tersebut, karena semua kemajuan yang didapatkan akan dirasakan oleh seluruh masyarakat.

Sri Mulyani memaparkan berbagai kemudahan dan fasilitas yang telah dikembangkan oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC). Di antaranya, Kawasan Berikat, Kemudahan Impor Tujuan Ekspor (KITE), serta Pusat Logistik Berikat (PLB) untuk suplai bahan baku kepada perusahaan industri.

Di sisi lain, Kemenkeu juga bersinergi dengan Lembaga Pembiayaan Ekspor Impor (LPEI) yang tidak hanya mendukung pembiayaan tetapi juga memberikan jasa konsultasi dan solusi berbagai kendala ekspor termasuk asuransi dan jaminan.

“Tolong tularkan sikap entrepreneur Anda, gunakan kesempatan ini dan kami sangat berbahagia jika kami bisa membantu dan ikut mendorong Bapak-Ibu makin sukses. Jika Pemerintah dan pelaku ekonomi mampu membangun hubungan yang baik, maka kita bisa mendapatkan ekonomi yang kuat, tahan goncangan dari kondisi perekonomian global,” lanjut Menkeu Sri Mulyani. (PRS/AZT)

Editor: Aziz Tri P