Bawang Goreng Mbok Jabrik, Angkat Potensi Bawang Merah Kediri

Suami istri Cinterina Ofi Ingkalestri dan Septian Adi Pratama punya cara jitu memberikan nilai tambah produk bawang merah lokal Kediri. Dengan memproduksi bawang goreng Mbok Jabrik. FOTO: SUREPLUS/AYU CITRA SR

KEDIRI-SUREPLUS: Perkembangan Teknologi Informasi (TI) kekinian merupakan sarana promosi menjanjikan bagi setiap pelaku usaha. Peluang ini dimanfaatkan oleh pasangan suami istri, Cinterina Ofi Ingkalestri dan Septian Adi Pratama. Keduanya mempunyai cara jitu memberikan nilai tambah terhadap produk bawang merah lokal khas Kediri.

Terlebih lagi, di kampung halamannya, Desa Siman, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri merupakan sentra penghasil bawang merah. Alhasil, seiring kejeliannya membaca potensi pasar, maka keduanya memutuskan  memproduksi bawang merah goreng, dengan brand Bawang Merah Mbok Jabrik.

Untuk menarik perhatian konsumen, Cinterina Ofi Ingkalestri, yang akrab disapa Ofi mengaku, sengaja menghadirkan bawang merah goreng dengan tampilan renyah dan gurih. Perempuan yang juga petani bawang merah ini, juga mengemas produknya secara unik dan menarik. Bahkan selalu mengutamakan inovasi dalam setiap kreasinya.

“Sampai sekarang, sekitar 1 kwintal bawang merah, selalu habis saya goreng tiap hari,” kata Ofi, di Kediri, Senin (06/08/2018). Pemasaran produk tersebut tak hanya di sekitar Kediri, tapi sudah meluas ke Bali, Kalimantan hingga Sumatera.

Dengan usaha kerasnya inilah,  kini bawang merah Mbok Jabrik, dinobatkan sebagai salah satu produk unggulan khas Kabupaten Kediri. Bahkan Pemkab Kediri juga tak ingin ketinggalan dalam mendukung ekspansi usaha Ofi dan Sang Suami.

Hal ini tampak dari ajakan Pemkab Kediri, sehingga usaha milik Ofi selalu diikutkan pada berbagai pameran UMKM, maupun agenda lainnya. “Kalau ikut ajang pameran semacam ini, saya biasa menjual puluhan toples bawang merah goreng beragam ukuran,” katanya.

Mengenai keunggulan produk ini, pada umumnya konsumen sangat menyukai bawang merah goreng dengan beragam varian rasa. Ada rasa original, daging sapi bakar atau barbeque, ayam bakar rasa pedas, hingga rasa ikan teri. (AYU CITRA SR/AZT)

Editor: Aziz Tri P