M. Nabil

Mengenal Lebih Dekat Sosok Ketua Harian KONI Jatim

Muhammad Nabil
M. Nabil. FOTO: KANALSATU

Setelah Erlangga Satriagung kembali terpilih menjadi Ketua Umum KONI Jatim melalui mekanisme Musyarawah Provinsi (Musprov) pada 2016 lalu, jajaran petinggi KONI Jatim pun disusun.

Diantara sejumlah nama yang muncul, ada Muhammad Nabil yang kembali diplot sebagai Wakil Ketua II Bidang Organisasi. Bagi kalangan pegiat olahraga di Jatim, tentu namanya tak asing lagi.

Nabil memang bukan orang baru di jajaran kepengurusan KONI Jatim. Maklum, ia sudah menempati posisi yang sama di periode pertama Erlangga menjabat sebagai Ketum KONI Jatim.

Bedanya, untuk periode 2017-2021, Nabil juga memiliki peran lain yang sangat strategis, yakni Ketua Harian. Tugas yang tak mudah karena menuntut kecakapan dan pemahaman mendalam terhadap dalam berbagai hal yang berkaitan dengan problematika, baik di dalam KONI Jatim sendiri maupun cabor-cabor.

Hanya saja, meski terhitung baru berkecimpung di dunia olahraga, jangan pernah meragukan kemampuan pria kelahiran Probolinggo, 16 Juni 1969 tersebut. Pasalnya, Nabil tak butuh waktu lama untuk memahami dan mengetahui apa saja yang menjadi tugasnya sebagai ketua harian KONI Jatim.

Menggantikan posisi yang sebelumnya diemban Dhimam Abror Djuraid (periode 2013-2017) yang kini menjabat sebagai anggota penasehat KONI Jatim. Nabil mampu menjalankan tugasnya dengan baik. Minimal, duetnya bersama Erlangga cukup harmonis.

“Saya pernah menjadi Sekretaris KNPI dan PPM. Saya juga pernah menjabat sebagai Sekretaris Komisioner KPU Jatim. Pengalaman berorganisasi yang saya miliki membuat saya tidak kesulitan ketika masuk KONI, karena basic-nya sama,” tutur pria yang pernah mengecap S2 Administrasi Publik ini.

Berorganisasi memang bukan hal baru bagi pria berkulit sawo matang ini, sehingga hanya dalam tempo yang cukup singkat, Nabil bisa menguasai banyak hal terkait dinamika serta problematika yang terjadi di setiap cabor maupun administrasi organisasi KONI Jatim.

Tak cuma itu, ayah dua anak ini (M. Husin Haykal dan Abdul Hafizh) ini juga mampu menjawab banyak persoalan yang dihadapi cabor ketika ada keluhan mengenai permasalahan yang mendera. Mantan karyawan PT PAL ini juga mampu menjalankan tugasnya dengan baik ketika mewakili Ketum KONI Jatim dalam berbagai momen penting, salah satunya rapat monitoring dan evaluasi yang rutin bergulir.

“Ketika saya terpilih menjadi pengurus KONI di periode pertama, saya banyak belajar, baik dari pengamatan, pengalaman di lapangan serta ilmu yang saya peroleh dari orang-orang yang sudah berkecimpung lebih dulu di dunia olahraga,” tutur suami Firdaus Thalib merujuk pada kelancarannya dalam menjalankan perannya sebagai Ketua Harian KONI Jatim.

Tanda-tanda Nabil bakal menjadi sosok penting di jajaran pejabat tinggi di KONI Jatim sebetulnya sudah bisa diketahui sejak persiapan keberangkatan kontingen Jatim ke Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016 Jawa Barat lalu. Saat itu pria yang semasa mudanya pernah menjadi delegasi Indonesia pada Sidang Pemuda di PBB New York itu diplot sebagai Ketua Satgas Kontingen Jatim.

Mendapat tugas yang cukup berat, Nabil membuktikan kapasitasnya dengan mengantarkan kontingen Jatim meraih posisi kedua di bawah Jabar, dan ini merupakan kali pertama Jatim mengungguli DKI Jakarta ketika posisi juara umum ditempati tuan rumah.

Meski berada di peringkat kedua klasemen akhir perolehan medali, banyak yang menganggap Jatim sebagai juara sejati di PON Jabar lalu. Sebab, selain banyak nomor andalan yang menjadi lumbung emas Jatim dihapus, juga banyak kecurangan dan keputusan kontroversial yang merugikan atlet-atlet Jatim kala itu.

Wajar, KONI Jatim kembali bisa berharap kepada sosok yang pernah mengecap ilmu keorganisasian di Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), KNPI, PPM dan PP ini dalam menatap PON Papua pada 2020 mendatang.

Pasalnya, Caleg Dapil III Probolinggo-Pasuruan dari Partai Demokrat ini bisa lebih intens dan kuat dalam mengambil kebijakan terhadap pelaksanaan Puslatda Jatim 100/IV dengan posisi yang ia pegang saat ini.

Tokoh yang berkomitmen akan menjadikan masyarakat Probolinggo-Pasuruan lebih maju dalam hal pendidikan bila terpilih sebagai anggota legislatif ini pun tak salah bila ia digadang-gadang akan menjadi Ketua KONI Jatim di masa yang akan datang. (ZAL)

Editor: Fahrizal Arnas