Hukuman Samir Nasri Bertambah, Dilarang Bermain Selama 18 Bulan

Hukuman Samir Nasri diperberat dalam kasus pelanggaran aturan antidoping. FOTO: PUNCHNG

SURABAYA-SUREPLUS: Sanksi terhadap Samir Nasri atas kasus doping yang dihadapinya bertambah. UEFA memutuskan menambah hukuman enam bulan larangan bermain menjadi 18 bulan.

Pesepak bola asal Perancis ini sebelumnya mendapatkan hukuman enam bulan larangan bermain oleh UEFA pada Februari 2018 karena melakukan injeksi intravena di klinik Drip Doctors di Los Angeles pada Desember 2016.

Oleh inspektur etika dan disiplin UEFA Hukuman yang dihitung sejak 1 Juli 2017 ini dianggap kurang sehingga diubah menajadi 18 bulan.

Salah satu pernyataan dari Uefa, dikutip dari The Telegraph, berbunyi, “Samir Nasri diperkenankan kembali berlatih dengan tim sepakbola mana pun mulai 1 November 2018.”

Perawatan yang dilakukan oleh Nasri di klinik tersebut dianggap melanggar aturan anti- doping UEFA serta kode anti-doping dunia. Saat itu Nasri bermain untuk Sevilla dengan status pinjaman dari Manchester City.

Terapi yang didapatkan oleh Nasri itu berupa infus yang mengalirkan cairan berupa air steril dan nutrisi ke dalam aliran darah, yang diklaim bisa menjaga kadar air dan meningkatkan imunitas.

Saat ini Nasri tidak memiliki klub setelah kontraknya dengan klub asal Turki, Antalyaspor, dibatalkan pada Januari 2018. Nasri sempat membela klub yang berlaga di Super Lig ini selama 5 bulan. (Baihaqi/Ed. Fahmi Faqih)