Buka Galeri di Bandara Sepinggan, PT PAMA Dekatkan Produk UMKM dengan Pasar

Suasana Galeri UMKM Pama di komplek Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman, Sepinggan, Balikpapan, Kalimantan Timur. FOTO : SUREPLUS/SAHLUL FAHMI

BALIKPAPAN-SUREPLUS : Sebagai pengembangan pasar dari produk-produk UMKM binaannya, PT Pamapersada Nusantara (Pama), sejak Mei 2018 lalu, membuka Galeri UMKM Pama di komplek Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman, Sepinggan, Balikpapan, Kalimantan Timur.

Galeri ini berisi produk UMKM binaan CSR PT Pama jobsite Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan. Seperti Pama Adaro, Pama Indo (Bontang), Pama KPCS (Sangatta), Pama Aria, Pama Baya dan sebagainya.

PT Pama adalah anak perusahaan PT United Tractors Tbk., distributor kendaraan konstruksi alat berat Komatsu di Indonesia. Sedang PT United Tractors Tbk., sendiri merupakan anak usaha dari PT Astra International Tbk.

“Galeri UMKM Pama merupakan salah satu program Corporate Social Responsibility PT Pama di pilar Ekonomi atau Income Generate Activity (IGA) yang memfasilitasi pemasaran produk bagi UMKM binaan,” jelas Aziz Kusuma Aji, Corporate Social Resposibility Officer PT Pama, Distrik Balikpapan Operation.

Aneka produk mulai dari produk makanan dan kerajinan khas daerah Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan dipajang di ruangan galeri berukuran 5 meter persegi tersebut. Ada Sambalado Kepiting dan telor gabus khas Balikpapan, Amplang ikan pipih dan keripik pare dari Samarinda, amplang tengiri, amplang cumi serta Keripik ikan bawis dari Bontang dan lain-lain.
“Kalau kelompok UMKM dari Banjarmasin produknya berupa aneka ragam kain sasirangan,” kata Dina Islamiati, karyawan Galeri UMKM Pama. Selain itu kerajinan tas rotan khas suku dayak atau yang biasa disebut anjat juga dipajang di Galeri UMKM Pama. Berbagi bentuk dan motif tas anjat dijual dengan harga bervariasi.

“Selain anjat model tas ransel seperti yang biasa dipakai masyarakat suku dayak kami juga memodifikasi tas anjat dalam bentuk tenteng dan selempang sehingha tampilannya lebih stylish,” ucap Dina. (SAHLUL/HDL)

Editor: Hendro D. Laksono