Pameran dan Bazar PG jadi Jembatan Mempromosikan Produk UKM

Direksi Petrokimia Gresik Nugroho Christijanto saat menjadi juri Lomba Kreasi Makanan Sehat dengan menggunakan Beras Fitrice, yang diselenggarkan oleh Persatuan Istri Karyawan PG (PIKPG) pada acara pameran dan bazar. FOTO : SUREPLUS/SAHLUL FAHMI

GRESIK-SUREPLUS: Kegiatan ‘Pameran dan Bazar’ yang diselenggarakan oleh PT Petrokimia Gresik (PG) dalam rangka HUT PG ke-46 di komplek SOR Tri Dharma menjadi salah satu cara efektif untuk mempromosikan produk usaha kecil dan menengah (UKM) asal Gresik dan sekitarnya.

Kegiatan yang berlangsung selama 9 hari, yaitu tanggal 21 hingga 29 Juli 2018 dipadati sebanyak 425 pelaku usaha. Mulai dari 15 pelaku usaha kuliner food truck, 51 pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Serta beberapa pelaku usaha mitra binaan PG, 326 pedagang kaki lima (PKL), dan lainnya. Mereka mengaku sangat antusias dan puas bisa bertransaksi atau mempromosikan produknya.

Salah satu pelaku usaha mitra binaan PG di bidang konveksi aneka mukena dan busana muslim, Eni Dwi Kusumaningrum menuturkan, dirinya sudah menjadi mitra binaan PG selama 15 tahun lebih, sejak dari nol. Ada manfaat yang positif sejak dibina oleh PG hingga usahanya besar seperti sekarang.

“Manfaatnya banyak sekali mulai dari mendapat pelatihan, diberi modal lunak dan setiap tahun diundang mengikuti pameran oleh PG diluar daerah sekaligus sebagai ajang mempromosikan produk usaha kami,” ujar pemilik Avan’s Collection ini, Minggu (29/07/2018).

Perempuan berusia 47 tahun itu menceritakan, awalnya menjadi mitra binaan PG dari temannya. Pada waktu itu, usahanya yang berada di Jalan Gubernur Suryo I/20 Gresik masih menumpang di orang tuanya. Setelah tahap demi tahap dan tidak kenal menyerah, ibu dua anak itu akhirnya mendapat bantuan dari PG usai disurvei dan langsung mendapat pelatihan.

“Saat ini usaha kami sudah berkembang pesat banyak pesanan. Dulu kalau ada pesanan dikerjakan sendiri. Sekarang sudah ada pegawai bersama saudara yang membantu,” ujarnya.

Hal senada juga dikatakan Sugeng (45) seorang pelaku usaha Titato Production atau Aneka Tas. Sebelum menjadi mitra binaan PG, usahanya belum pesat seperti sekarang. Namun, usai bergabung diberi pelatihan dan pinjaman modal lunak usahanya mulai berkembang. Masyarakat juga mulai mengenal produknya.

“Selain diberi pinjaman modal lunak yang kami rasakan sejak menjadi mitra binaan PG adalah ilmu pelatihannya. Sebab, saat pelatihan langsung dibimbing oleh pakarnya secara gratis,” ungkapnya.

Selain sebagai ajang promosi dan bertransaksi, keberadaan “Pameran dan Bazar” PG juga sebagai sarana hiburan bagi masyarakat Gresik. Sebab, setiap hari hampir ribuan orang berbondong-bondong datang untuk sekedar melihat, menikmati berbagai hiburan, hingga berbelanja.

“Bazar dan pameran PG menjadi hiburan gratis bagi kami apalagi setiap tahun selalu diselenggarakan. Sebagai pelajar saya puas karena tidak hanya produk UMKM saja yang ditampilkan. Tapi, juga kuliner khas Gresik serta kesenian budaya lokal juga ditampilkan. Pokoknya sangat positif sekali buat hiburan atau sekedar jalan-jalan,” kata Dian Ayu Nur Oktaviani (17) pelajar SMA Negeri 1 Manyar, Gresik.

Ketua Panitia HUT PG ke-46 yang sekaligus menjabat Manager Humas PG Muhammad Ihwan menyatakan bahwa pameran dan bazar PG tahun ini merupakan bentuk rasa syukur serta menghibur masyarakat khususnya yang berada di ring satu perusahaan.

“Melihat respon penyelenggaraan tahun ini, kami cenderung untuk meningkatkan lagi kegiatan serupa di tahun depan,” ujarnya.

Ia menambahkan, melalui kegiatan yang berlangsung selama 9 hari itu juga menjadi perekat antara perusahaan dengan masyarakat Gresik sekitar, selain sebagai sarana promosi pelaku usaha lokal baik itu yang dibina PG maupun pelaku usaha UMKM.

“Kegiatan pameran dan bazar ini sekaligus bentuk dukungan perusahaan dalam ajang mempromosikan bagi mitra binaan kami serta hiburan bagi masyarakat di sekitar perusahaan setiap tahunnya,” tutupnya. (SAHLUL/HDL)

Editor: Hendro D. Laksono