1,3 Juta Anggota LMDH Akan Terdaftar dalam BPJS Ketenagakerjaan

Direktur Operasi Perum Perhutani, Hari Priyanto dan Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan E. Ilyas Lubis, usai menandatangani Nota Kesepahaman tentang Sinergi Penyelenggaraan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan. FOTO : BUMN.GO.ID

JAKARTA-SUREPLUS : Nota Kesepahaman antara Perum Perhutani dan BPJS Ketenagakerjaan tentang Sinergi Penyelenggaraan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan merupakan tugas mulia untuk meningkatkan derajat masyarakat desa sekitar hutan. Khususnya mereka yang tergabung dalam Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH), mitra kerja pengelolaan sumberdaya hutan di Perhutani.

Pernyataan ini disampaikan Direktur Operasi Perum Perhutani, Hari Priyanto, usai penandatanganan Nota Kesepahaman antara Perum Perhutani dan BPJS Ketenagakerjaan di Kantor Pusat BPJS Ketenagakerjaan, Senin (30/07/2018), seperti disampaikan dalam siaran persnya.

“Perhutani punya potensi dan BPJS punya program, sehingga dengan sinergi ini diharapkan dapat bersama menciptakan tujuan mulia, yakni mensejahterakan masyarakat,” kata Hari.

Sementara Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan E. Ilyas Lubis menjelaskan, kerjasama ini dilakukan dalam upaya mengangkat kesejahteraan masyarakat.

“Program jaminan sosial ketenagakerjaan merupakan salah satu amanat dari Undang-undang 24 th 2011 untuk seluruh tenaga kerja dengan tujuan memberikan perlindungan atau jaminan terhadap tenaga kerja,” tegasnya.

Dengan adanya kerjasama ini, lanjut Ilyas, diharap dapat membantu tenaga kerja dalam menanggung resiko sosial dalam bekerja.

Penandatanganan nota kesepahaman ini tentu jadi angin segar bagi masyarakat desa sekitar hutan. Seperti dikatakan Ketua Perhimpunan Masyarakat Desa Hutan Indonesia (PERMADHINA) M. Adib, ia menyampaikan rasa terimakasihnya kepada Perhutani dan BPJS. Karena sudah memfasilitasi aspirasi LMDH untuk terdaftar dalam BPJS Ketenagakerjaan.

Dengan tercatat dalam BPJS Ketenagakerjaan, anggota LMDH nantinya dapat lebih terlindungi dan terjamin dalam hal resiko sosial. Karena hingga saat ini, Perhutani memilki mitra kerja masyarakat desa hutan yang tersebar di seluruh Jawa-Madura. Jumlahnya diperkirakan mencapai 5.239 LMDH atau 1,3 juta anggota.

Rencananya, perjanjian kerjasama tersebut akan ditindaklanjuti dengan perjanjian kerjasama antara Kepala Divisi Regional Perhutani dengan Deputi Direktur Wilayah BPJS Ketenagakerjaan serta sosialisasi kepada anggota LMDH. (PRS/HDL)

Editor : Hendro D. Laksono