Cegah Anemia, Ribuan Perempuan Kota Kediri Minum Tablet Fe Serentak

Ketua Tim Penggerak PKK Kota Kediri, Ferry Silviana Abu Bakar, saat menghadiri Pencanangan Minum Obat Tambah Darah atau Tablet Fe di Lapangan Brimob Kota Kediri. FOTO : SUREPLUS/AYU CITRA SR

KEDIRI-SUREPLUS: Sebanyak 2.000 remaja putri Kota Kediri serempak minum obat penambah darah atau tablet Fe. Pencanangan minum obat tambah darah itu dilakukan Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar, didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kota Kediri, Ferry Silviana Abu Bakar, di Lapangan Brimob Kota Kediri, Sabtu (28/7/2018).

Pencanangan ini ditandai dengan minum tablet fe yang dipimpin oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kota Kediri yang akrab disapa Bunda Fey. Kemudian diikuti oleh seluruh remaja putri.

Sebelum melakukan pencanangan, Wali Kota Kediri yang akrab disapa Mas Abu ini mengatakan, anemia menjadi penyebab utama masalah kematian ibu baik sebelum maupun sesudah melahirkan.

“Meskipun, angka kematian ibu dan anak di Kota Kediri menurun. Namun, pencegahan anemia harus terus dilakukan salah satunya dengan pencanangan minum obat tambah darah ini,” kata Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar, saat menghadiri Pencanangan Minum Obat Tambah Darah atau Tablet Fe.

Selain itu, dia menghimbau, agar remaja puteri di Kota Kediri tidak melakukan diet yang berbahaya. Sementara, diet yang benar adalah diet sehat dengan menjaga pola makan dan olahraga.

Dia juga berpesan, agar remaja di Kota Kediri lebih memperhatikan gizi dalam makanannya. Idealnya, lebih baik menghindari makanan cepat saji.

“Adik-adik kalau makan nasinya sedikit saja, tapi perbanyak sayur,” katanya.

Dengan pencanangan ini, dia berharap, semakin sedikit remaja puteri maupun kaum ibu yang mengalami anemia agar saat haid tidak mengalami pusing yang berlebihan.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Kediri, Fauzan Adima, mengatakan, kegiatan ini untuk memperingati Hari Jadi Kota Kediri ke-1139 dan Hari Remaja Internasional.

Ketika pemilihan minum obat tambah darah ini dilakukan dengan baik, ke depan banyak remaja puteri di Kota Kediri tidak mengalami anemia.

“Saat ini tren yang terjadi banyak remaja yang melakukan diet namun tidak untuk diet sehat. Belum lagi pada remaja puteri mengalami menstruasi setiap bulannya, sehingga rentan sekali terkena anemia,” kata Fauzan.

Hadir pula dalam acara ini Kepala DP3AP2KB Kota Kediri Sumedi, Kepala Kemenag Kota Kediri Ahmad Zuhri, Kepala Puskesmas se-Kota Kediri, serta guru pembina UKS se-Kota Kediri. (AYU CITRA SR/HDL)

Editor : Hendro D. Laksono