Menperin: Tingkatkan Daya Saing Industri Melalui Inovasi Teknologi

Menperin Airlangga Hartarto saat meninjau salah satu stand di Innofest 2018, Selasa (24/07/2018). Pameran berlangsung hingga Jumat (27/07/2018) di Gedung Kemenperin, Jakarta. FOTO: @KEMENPERIN

JAKARTA-SUREPLUS: Masuknya era perdagangan bebas membawa dampak terhadap serbuan produk impor. Maka Industri nasional saat ini dituntut untuk menghasilkan produk yang punya nilai tambah tinggi, agar mampu bersaing dan bisa menjadi tuan rumah di negeri sendiri.

”Salah satu upaya mendorong peningkatan daya saing industri nasional ini dapat dilakukan melaui kegiatan perekayasaan, invensi dan inovasi teknologi secara berkelanjutan,” kata Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto pada acara Innofest 2018 di Jakarta, Selasa (24/07/2018).

Dikutip dari Siaran Pers di kemenperin.go.id, Rabu (25/07/2018), pemerintah kini semakin memacu pengembangan industri nasional agar lebih berdaya saing global melalui berbagai instrumen. Baik berupa kebijakan maupun dukungan sarana dan prasarana. Apalagi sektor manufaktur diketahui memberikan kontribusi yang besar bagi pertumbuhan ekonomi nasional.

“Selain itu, implementasi roadmap Making Indonesia 4.0 adalah strategi kita menghadapi revolusi industri generasi keempat,” kata Menperin. Salah satu aspirasi nasional pada peta jalan tersebut adalah penetapan target Indonesia masuk dalam jajaran 10 negara dengan perekonomian terbesar di dunia tahun 2030.

“Maka untuk merealisasikan hal tersebut, memang tidak cukup dengan mengandalkan pertumbuhan ekonomi secara organik, namun diperlukan terobosan di bidang industri dengan memanfaatkan perkembangan teknologi terkini,” lanjut Airlangga.

Seperti diketahui, Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Kemenperin menggelar Innofest 2018 dengan tema ‘Building Innovation Ecosystem for Making Indonesia 4.0’ mulai Selasa (24/07/2018) hingga Jumat (27/07/2018) di Gedung Kemenperin, Jakarta.

Rangkaian acara Innofest, selain digelar pameran hasil inovasi di sektor industri, juga bakal digelar seminar internasional untuk memberikan gambaran penerapan model bisnis dan teknologi industri 4.0.

Juga ada pula acara Business Matching yang bertujuan memasarkan temuan yang dihasilkan Balai Besar serta Balai Riset dan Standardisasi (Baristand) Industri Kemenperin. Tujuannya agar dapat dimanfaatkan oleh sektor industri atau stakeholder terkait.

Melalui kegiatan Innofest ini, Kemenperin mendorong pembangunan ekosistem inovasi di sektor industri. Ini merupakan bagian program internalisasi dan juga salah satu dari 10 agenda strategi nasional dalam implementasi industri 4.0. (PRS/AZT)

Editor: Aziz Tri P