Kemenperin Dorong IKM Promosikan Produk di Asian Games 2018

IKM alas kaki binaan Kemenperin yang mengusung merek Brodo, berhasil menjadi Official Souvenir Asian Games 2018. FOTO: BRO.DO/ID

JAKARTA-SUREPLUS: Para pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) terus didorong Kementerian Perindustrian (Kemenperin) untuk ikut berpartisipasi dalam perhelatan Asian Games 2018, tanggal 18 Agustus hingga 2 September 2018 di Jakarta dan Palembang.

Penyelenggaraan Asian Games ini dinilai menjadi momentum yang baik untuk mempromosikan produk unggulan dari IKM. Peluang besar ini juga perlu dimanfaatkan untuk memperluas akses ke pasar ekspor.

“Kami mendorong para pelaku IKM untuk ikut berpartisipasi dalam perhelatan Asian Games 2018 yang akan digelar bulan depan,” kata Dirjen IKM Kemenperin, Gati Wibawaningsih seperti dikutip dari Siaran Pers di kemenperin.go.id, Rabu (25/07/2018).

Menurut Gati, sangat banyak peluang bisnis yang bisa didulang oleh pelaku IKM nasional dari pesta olahraga yang diikuti 45 negara tersebut. Misalnya, mereka menjual produk khas Jakarta dan Palembang kepada wisatawan yang datang, seperti produk kerajinan hingga makanan dan minuman.

“Kami berharap, dalam ajang ini, tidak hanya pengusaha besar yang memiliki peran, tetapi IKM juga harus bisa berpartisipasi, atau pengusaha besar bekerjasama dengan IKM,” paparnya.

Potensi Asian Games 2018 ini terlihat dari keterlibatan sebanyak 10.000 atlet dan official, 5.000 media, 2.500 OCA Family, 5.500 delegasi teknik, 20.000 volunteers, dan sekitar 200.000 suporter.

“Selain itu juga ada lebih dari tiga juta penonton lokal yang akan menyaksikan 42 cabang olahraga yang dipertandingkan,” ungkap Gati.

Dirjen IKM menegaskan, pihaknya terus aktif memacu daya saing dan kreativitas IKM nasional. Apalagi sektor ini dinilai mampu memberikan kontribusi besar dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia. “IKM sebagai sektor mayoritas dari populasi industri di dalam negeri,” ujarnya.

Gati juga mengungkapkan, salah satu IKM alas kaki binaan Kemenperin yang mengusung merek Brodo berhasil menjadi Official Souvenir Asian Games 2018. “Brodo merupakan salah satu merek alas kaki yang diproduksi oleh IKM lokal di Bandung. Mereka juga bermitra dengan 11 unit IKM lainnya di Bandung,” tuturnya.

Brodo merupakan produk alas kaki yang telah dirintis sejak 2010 melalui proses pengujian di Balai Pengembangan Industri Persepatuan Indonesia (BPIPI), yang berada di bawah naungan Direktorat Jenderal IKM Kemenperin. “Jadi, kualitas Brodo ini sudah terjamin,” imbuh Gati.

Dalam ajang Asiang Games 2018, CEO Brodo Footwear, Yukka Harlanda menyampaikan, pihaknya akan memproduksi sebanyak 1.000 pasang sepatu Brodo dengan sembilan desain yang disesuaikan tema Asian Games tahun ini. “Setiap desainnya akan diproduksi lebih dari 100 pasang,” tuturnya.

Sepatu tersebut terdiri dari dua jenis, yaitu sneakers dan slip-on. Di setiap sepatu disisipkan desain logo, maskot, dan warna yang bercirikan Asian Games 2018. Menurut Yukka, Brodo akan menggunakan kesempatan ini sebagai ajang untuk memperkenalkan brand-nya ke tingkat dunia.

“Kita bisa dapat awareness dari dunia internasional. Kita harapkan juga jadi batu pijakan untuk go international. Dari sisi komersial saja, kita rasa besar banget. Jadi, momen pas buat kita,” ujarnya.(PRS/AZT)

Editor: Aziz Tri P