TPID Kota Kediri Gelar OPM Telur Ayam Ras

komoditas telur ayam ras
Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Kediri menggelar Operasi Pasar Murni (OPM) untuk komoditas telur ayam ras, di Kota Kediri, Senin (23/07/2018). FOTO: SUREPLUS/AYU CITRA SR

KEDIRI-SUREPLUS: Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Kediri menggelar Operasi Pasar Murni (OPM) untuk komoditas telur ayam ras, di Kota Kediri, Senin (23/07/2018)

“Hal ini dalam rangka pengendalian inflasi, khususnya komoditas telur ayam ras. Untuk itu, TPID Kota Kediri menggelar Operasi Pasar Murni (OPM) yang berlokasi di depan Taman Makam Pahlawan (TMP) Jalan PK Bangsa dan di depan Taman Sekartaji,” kata Nasrullah, Kepala Tim Advisory dan Pengembangan Ekonomi Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kediri, di Kota Kediri, Senin (23/07/2018).

Menurut ia, untuk masing-masing lokasi OPM tersebut, maka TPID Kota Kediri menyediakan 100 paket yang berisi 1 kilogram telur ayam dan dijual dengan harga Rp 20.000 per kilogram. “Pada kesempatan ini, kami membatasi pembelian konsumen. Satu orang hanya berkesempatan untuk mendapatkan satu paket berisikan 1 kilogram telor ayam ras,” katanya.

Nasrullah menambahkan, pembatasan pembelian ini penting dilakukan, agar semakin banyak warga masyarakat yang terlayani dari kegiatan OPM TPID Kota Kediri tersebut. Khususnya, saat menjual telur ayam ras yang notabene sangat dibutuhkan masyarakat saat ini.

Untuk diketahui, pelaksanaan OPM telur ayam ras tersebut digelar mulai tanggal 23 Juli hingga Rabu, 25 Juli 2018. Sementara, untuk lokasi penjualan juga sama seperti pada hari pertama diadakannya agenda tersebut.

Sebelumnya, pada pertengahan Juli ini, harga telur ayam ras mengalami kenaikan harga. Kondisi ini diketahui saat pihak BI Kediri, TPID, dan Polres Kota Kediri melaksanakan sidak di Pasar Setono Betek dan Pasar Pahing Kota Kediri.

“Jika pasca Lebaran harga telur sempat di harga Rp 21.000 per kilogram, tapi pada pertengahan Juli ini harganya terus naik menjadi Rp 26.000 per kilogramnya,” katanya.

Bahkan, lanjut dia, sesuai hasil Focus Group Discussion (FGD) TPID Kota Kediri beberapa waktu lalu, diketahui bahwa kenaikan harga telur itu disebabkan oleh beberapa faktor. Seperti harga pakan ternak yang naik, karena terpengaruh oleh fluktuasi kurs dolar AS terhadap mata uang Rupiah. Penyebab kenaikan harga telur lainnya, dipengaruhi iklim cuaca kemarau yang cenderung dingin. Kondisi ini mengakibatkan produksi telur ayam cenderung menurun. (AYU CITRA SR/AZT)

Editor: Aziz Tri P