Doa Bersama Tandai Peringatan Hari Jadi Ke-1.139 Kota Kediri

Hari Jadi Kota Kediri
Di Hari Jadi Kota Kediri ke-1.139, Walikota Abdullah Abu Bakar bersama warga menggelar doa bersama. FOTO : AYU CITRA SR

KEDIRI-SUREPLUS: Memperingati Hari Jadi Kota Kediri ke-1.139, Pemerintah Kota Kediri menggelar doa bersama antar umat beragama, bertempat di Balai Kota Kediri. Acara ini sekaligus membuka rangkaian acara Hari Jadi Kota Kediri.

Dalam sambutannya, Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kebersamaan yang terjalin antar umat beragama, sehingga dapat menjaga kerukunan di Kota Kediri. Dengan kebersamaan ini segala pembangunan, stabilitas ekonomi serta politik berjalan dengan baik.

“Beberapa waktu lalu telah kita lewati pesta demokrasi yakni Pilwali Kota Kediri dan Pilgub Jatim dengan lancar. Bahkan tidak ada sedikitpun gejolak di Kota Kediri. Ini adalah kesuksesan kita bersama,” ujar Abdullah Abu Bakar, saat menghadiri doa bersama Peringatan Hari Jadi ke-1.139 Kota Kediri, Jumat malam (20/7/2018).

Pada kesempatan ini, walikota muda berusia 38 tahun ini menitipkan beberapa pesan agar masyarakat menjaga putra-putrinya dari dampak globalisasi.

“Saat ini kita dianugerahi generasi milenial yang memiliki pemikiran luar biasa. Untuk itu kita harus menjaga agar anak-anak kita tidak masuk dalam pengaruh negatif globalisasi,” katanya.

Dengan perkembangan teknologi yang begitu pesat, lanjut dia, generasi muda bisa dengan mudah mengakses segala informasi di internet. Bahkan ini semua menyebabkan banyak bermunculan berita hoax dan ujaran kebencian.

“Mari kita jaga putra-putri kita agar tidak terjungkal dalam berita hoax dan ujaran kebencian,” imbuhnya.

Untuk diketahui, doa bersama ini diikuti berbagai unsur agama di Kota Kediri yakni agama Islam, Kristen, Katholik, Budha, Hindu, Konghucu, dan Penghayat Kepercayaan.

Hadir dalam acara ini Sekretaris Daerah Kota Kediri Budwi Sunu, Asisten, Kepala OPD dan Forum Kerukunan Umat Beragama atau FKUB. (Ayu Citra SR/HDL)

Editor : Hendro D. Laksono