Unggulkan Bahan Alami, Jamu Beras Kencur Olahan Dadik Diminati Pasar

Dadik, pemilik usaha UMKM Jamu Tradisional Cap Radja, asal Kabupaten Kediri, bersama produk jamu andalannya. FOTO : SUREPLUS/AYU CITRA SR

KEDIRI-SUREPLUS: Dadik, perempuan ulet asal Kabupaten Kediri ini tak pernah menyerah dalam memasarkan produk olahan jamu beras kencur miliknya. Berbekal sejumlah bahan alami dan bernuansa herbal, Dadik mengaku, bangga bisa menjual aneka ragam jamu tradisional yang dikemas modern dan higienis. Seperti halnya beras kencur dan kunir.

“Saya sempat mencapai penjualan luar biasa, saat berdagang di area Pekan Budaya dan Pariwisata Kabupaten Kediri Tahun 2018. Yang mana, dalam satu hari bisa menjual minimal 50 botol jamu aneka jenis,” ungkap Dadik, pemilik usaha UMKM Jamu Tradisional Cap Radja, asal Kabupaten Kediri, di Kediri, Selasa (17/7/2018).

Perempuan berhijab ini menceritakan, melalui keikutsertaannya di sejumlah pameran, banyak masyarakat mulai mengenal produk unggulannya tersebut.

Animo masyarakat terhadap berbagai olahan minuman jamu ini juga sangat besar pada perhelatan Pekan Budaya yang digelar di kawasan Simpang Lima Gumul (SLG) Kediri.

Di samping itu, produk unggulan ini dijual dengan harga terjangkau dan diproduksi tanpa bahan pengawet. Misalnya saja antara Rp 5.000 per botol hingga Rp 7.000 per botol.

Sementara itu, untuk memperluas jaringan pemasaran, dia juga mengoptimalkan keberadaan Pusat Oleh-oleh atau POO. Di lain pihak, dia juga memaksimalkan rumahnya sebagai sentra penjualan tersendiri.

“Untuk menarik perhatian konsumen, saya tak segan memberi contoh jamu ini dalam gelas kecil. Kalau di pusat perbelanjaan, sering disebut tester, ya dari situlah akhirnya konsumen tahu bagaimana kualitas produk ini,” katanya.

Umumnya, sejumlah pembeli menilai bahwa minuman yang diproduksi Dadik, bisa membuat tubuh menjadi lebih segar, semakin sehat, dan cocok bila dikonsumsi saat kondisi cuaca tak menentu seperti sekarang. (AYU CITRA SR/HDL)

Editor: Hendro D. Laksono