LRT Palembang Diujicoba Presiden Jokowi

Presiden Jokowi didampingi Ibu Negara menaiki LRT di Palembang, Sumsel, Jumat (13/7/2018) Foto: Humas Setkab

PALEMBANG-SUREPLUS: Pembangunan light rail transit (LRT) alias kereta api ringan di Palembang dipastikan selesai sebelum Asian Games ke-18 yang akan digelar mulai 18 Agustus hingga 2 September nanti.

Wajar, sebab pembangunan LRT ini memang bertujuan untuk mendukung pelaksanaan hajatan olahraga multicabang terbesar di Asia ini, khususnya di Palembang. Sebab selain di Palembang, hajatan olahraga muticabang terbesar di Asia ini juga akan diselenggarakan di Jakarta.

Sekadar informasi, pembangunan LRT Palembang ini sendiri dimulai sejak 2015, dengan alokasi biaya dari APBN sebesar Rp 10,9 Triliun. Jalur LRT Palembang tersebut akan menghubungkan Bandara Internasional Mahmud Badaruddin II menuju kawasan Jakabaring Sport City serta stasiun tujuan akhir, Stasiun DJKA sepanjang 22,3 kilometer.

Sepanjang jalur LRT, terdapat 13 stasiun pemberhentian, yakni Stasiun Bandara Sultan Mahmud Badaruddin, Stasiun Asrama Haji, Stasiun Punti Kayu, Stasiun RSUD, Stasiun Garuda Dempo, Stasiun Demang, Stasiun Bumi Sriwijaya, Stasiun Dishub, Stasiun Cinde, Stasiun Ampera, Stasiun Polresta, Stasiun Jakabaring, dan Stasiun DJKA.

Sementara itu, perkembangan pembangunan LRT Palembang sendiri saat ini baru menyelesaikan satu gerbong kereta. Seperti yang sudah tertempel pada satu gerbong pertama ini, gerbong lainnya akan dibranding stiker Asian Games 2018.

Sebagai tanda kesiapan LRT ini sebagai fasilitas pendukung Asian Games 2018, pada Jumat (13/7/2018) Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) bersama ibu negara Iriana pun menaiki LRT tersebut.

Uji coba kereta api ringan ini dilakukan seusai Presiden menjalankan sholat jumat di Masjid Raya Taqwa. Berangkat dari dari Stasiun Palembang Icon, Presiden dan sang istri menuju Stasiun Jakabaring.

Tampak mendampingi Presiden Jokowi dalam kesempatan itu antara lain Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, dan Gubernur Sumsel Alex Noerdin.(ZAL)

Editor: Fahrizal Arnas