Eyeliner, Generator Magnet Efisien Inovasi Tim Unair

Mahasiswa Prodi Fisika Unair membuat inovasi teknologi pembangkit listrik tenaga magnet. Dinamakan ‘Eco Friendly Electrical Neodymium Source Generator’atau Eyeliner. FOTO: DOK PKM-KC UNAIR

SURABAYA-SUREPLUS: Mahasiswa S1 Prodi Fisika, Fak Sains dan Teknologi (FST) Universitas Airlangga (Unair), yaitu Zulfa Zahiroh, Mutia Rifda Amalia Hoesain, dan Nur Aidatuzzahro membuat inovasi baru terkait dengan persoalan energi.

Mereka mengusung pembuatan teknologi pembangkit listrik tenaga magnet yang ramah lingkungan. Teknologi ini dinamakan ‘Eco Friendly Electrical Neodymium Source Generator atau disingkat Eyeliner. Gagasan inovatif itu selanjutnya dituangkan dalam proposal program.

Kreativitas tim mahasiswa bidang Karsa Cipta (PKM-KC) ini di bawah arahan dosen pembimbing Dr Ir Soegianto Soelistiono MSi. Proposal tersebut lolos dalam seleksi Dikti, sehingga berhasil memperoleh pendanaan dari Kemenristekdikti dalam program PKM tahun 2018.

“Sebenarnya alat ini memiliki konsep memanfaatkan perubahan fluks magnet, dengan tujuan mengoptimalkan daya medan magnet ketika berada di kumparan. Perubahan medan magnet yang kontinyu itu menghasilkan arus listrik,” kata Zulfa Zahiroh, Ketua Tim seperti dikutip dari Press Release Humas Unair yang diterima Redaksi Sureplus.id, Selasa (10/07/2018).

Alasan tim ini membuat alat yang disebut Eyeliner ini dikarenakan Indonesia saat ini sedang menghadapi masalah serius, yaitu masalah ketahanan energi. Konsumsi energi yang meliputi minyak, gas dan batu bara, di Indonesia mengalami peningkatan hingga 5,9 persen pada tahun 2016.

”Jadi dalam 20 tahun terakhir, tingkat konsumsi tersebut meningkat dua kali lipat. Sedangkan peningkatan yang tercepat terjadi dalam lima tahun terakhir,” imbuh Zulfa Zahiroh.

Analisis teori perhitungan yang digunakan dalam penelitian ini juga banyak berkisar pada hitungan energi mekanik, momen magnetik, medan magnetik dan persamaan Maxwell. Hal ini diperkirakan dapat menghasilkan output energi yang besar melalui sumber magnet yang jarang diperhatikan sebelumnya.

”Teknologi yang kami inovasi ini memiliki beberapa keuntungan, di antaranya merupakan energi yang renewable atau tidak bisa habis. Juga tidak memerlukan biaya operasional yang tinggi. Hal itu karena menggunakan sumber energi magnet yang berputar terus-menerus,” kata Zulfa. (PRS/AZT)

Editor: Aziz Tri P