Ratusan Masyarakat Kediri Padati Kantor Samsat Ngronggo Kota Kediri

Antrean di Kantor Samsat Ngronggo Kota Kediri. Mereka antre sejak pagi, guna melakukan pembayaran pajak kendaraan bermotor hingga mengurus BPKB. FOTO : SUREPLUS/AYU CITRA SR

KEDIRI-SUREPLUS: Ratusan masyarakat Kediri tampak memadati Kantor Samsat Ngronggo Kota Kediri. Mereka antre sejak pagi, guna melakukan pembayaran pajak kendaraan bermotor hingga mengurus BPKB.

Hal ini dibenarkan Adi, salah satu warga Kediri, yang melakukan pembayaran pajak kendaraan di Samsat Kota Kediri.

Ia mengaku, antrean masyarakat ini tampak mengular, yaitu dari pintu masuk Kantor Samsat hingga ke loket Drive Thru. Mereka umumnya ingin melunasi pembayaran pajak STNK yang hampir mendekati jatuh tempo. Lantaran, sebagian besar pembayar pajak ini, masa jatuh tempo pajaknya berlaku setelah masa cuti bersama.

“Kemudian, hal ini bertepatan pula dengan mulai dibukanya layanan Samsat Kediri pada tanggal 21 Juni kemarin,” katanya pada Sureplus.id saat ditemui di Samsat Ngronggo Kota Kediri, Jumat (22/6/2018).

Menurut Adi, idealnya untuk mengatasi panjangnya antrean, petugas Samsat setempat menambah jumlah loket layanan. Lantaran, kondisi panjangnya antrean para pembayar pajak ini memang bisa diprediksi sebelumnya, atau tepatnya setiap cuti bersama Lebaran berakhir.

“Seharusnya, bukan hanya satu atau dua loket saja yang ditambah. Idealnya, bisa dibuka di lokasi lain yang strategis, misalnya di Alun-alun Kediri sehingga bisa mengurai antrean panjang masyarakat,” katanya.

Sementara itu, tambah dia,pasca cuti bersama Lebaran, di Samsat Ngronggo Kota Kediri, memang telah menambah jumlah loket layanan. Jika awalnya hanya ada satu loket Drive Thru, maka per tanggal 21 Juni ini dibuka 2 loket sekaligus.

“Bahkan terlihat sejumlah petugas kepolisian bersenjata lengkap, tampak ikut mengamankan situasi di kantot ini,” katanya.

Untuk diketahui, kondisi serupa juga terpantau di Kantor Samsat Grogol Kabupaten Kediri. Hal itu terlihat dari penuhnya area parkir di kawasan tersebut, yang didominasi kendaraan roda dua.

Wito, salah satu pembayar pajak di kantor ini mengatakan, di kawasan ini antrean juga sangat panjang, terutama sejak pagi hari hingga siang hari. Namun karena kondisi kantornya relatif kecil, maka petugas di kantor ini hanya bisa mengoptimalkan 2 loket yang ada. (AYU CITRA SR/HDL)

Editor: Hendro D Laksono