Terkesan, Kapolda Jawa Timur Hadiri May Day di Gresik

[caption id="attachment_2609" align="aligncenter" width="800"]terobosan kreatif untuk buruh Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Machfud Arifin memuji langkah Bupati Gresik Dr. Sambari Halim Radianto yang banyak membuat terobosan kreatif untuk buruh. FOTO: SUREPLUS/SAHLUL FAHMI[/caption]

GRESIK-SUREPLUS: Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Machfud Arifin memuji langkah Bupati Gresik Dr. Sambari Halim Radianto yang banyak membuat terobosan kreatif untuk buruh. Salah satu yang paling diingat Kapolda yaitu mengajak buruh Gresik untuk melaksanakan Istighotsah.

“Saya datang ke Gresik ini karena saya menghormati pak Bupati meskipun ada acara lain yang penting di Provinsi. Bahkan saat perjalanan saya kesini tadi ada beberapa kali telepon yang memastikan kehadiran saya di provinsi. Saya katakan saya harus hadir ke Gresik dulu untuk menemui rekan buruh Gresik dan Bupati Gresik,” ujarnya saat menyampaikan sambutan pada hari Buruh sedunia (May Day) Selasa, (1/5/2018) di Halaman Kantor Bupati Gresik.

Kapolda juga menyampaikan senang atas peringatan hari buruh di Gresik yang tertib dan tidak mengganggu stabilitas keamanan.

“Sesuai informasi yang saya dapat, ada investasi masuk ke Jawa Timur sebesar Rp. 324 trilyun. Tentu saja hal ini perlu disambut baik. Kalau di Gresik keamanannya stabil tentu saja sebagian besar investasi tersebut masuk ke Gresik” ungkap Kapolda.

Peringatan Hari buruh di Gresik tahun 2018 kali ini sangat istimewa. Karena sejumlah Forkopimda Jawa Timur Hadir. Selain Kapolda Jawa Timur tampak juga Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Arif Rahman serta para Petinggi dari Kapolda dan dari Kodam V Brawijaya yang lain.

Pada hari buruh Gresik kali ini juga ditandai dengan Launching Paguyuban Kampung Pekerja dan Buruh Kabupaten Gresik yang diketuai oleh Mashudi.

Atas berdirinya Kampung Pekerja dan Buruh Gresik yang pertama dan satu-satunya di Indonesia. Paulus Pangka dari Lembaga Prestasi Indonesia-Dunia memberikan piagam penghargaan kepada Kapolda Jatim, Bupati Gresik dan Kapolres Gresik AKBP Wahyu S Bintoro.

Saat menyampaikan sambutan, Bupati Gresik Dr. Sambari Halim Radianto memastikan upah buruh Gresik pasti lebih tinggi. Hal ini disampaikan saat memberi sambutan ditengah ribuan buruh dari 16 Perkumpulan serikat buruh se Kabupaten Gresik yang memperingati.

“Coba bandingkan saat tahun 2010, saat itu upah buruh hanya Rp. 1.110.400, Saat ini tahun 2018 upah buruh Gresik mencapai Rp. 3.580.740," katanya yang disambut tepuk tangan para buruh.

Untuk itu Bupati mengimbau agar para buruh dan pekerja Gresik tidak usah berunjuk rasa ramai-ramai. Cukup datang saja lima orang perwakilan menemuinya untuk membicarakan apa yang diinginkan dan bagaimana sebaiknya. Hal ini menurut Sambari, akan menimbulkan investasi masuk dan banyak investor yang berminat masuk ke Gresik untuk membangun perusahaan.

“Kalau sering unjuk rasa tentu akan menciptakan instabilitas yang pada akhirnya banyak perusahaan yang pindah. Yang penting anda sebagai pekerja dan buruh merasa memiliki tanggung jawab untuk kelangsungan dan kemajuan perusahaan” tandasnya.

Terkait kampung pekerja dan buruh di Gresik yang baru di-launching, Kapolres Gresik melalui kabag Humas Suyono mengatakan, di tempat ini para buruh melalui Sekber, Pemkab Gresik dan Polres Gresik akan rutin mengadakan pertemuan.

“Pertemuan rutin ini dilakukan agar setiap permasalahan buruh bisa terpecahkan. Lain waktu kami juga ajak Pemkab Gresik, dan Pengusaha juga bisa kumpul di tempat ini,” kata mantan Kapolres Bojonegoro ini.(PRS/ZAL)

Editor: Fahrizal Arnaz

Posting Komentar

0 Komentar