Tantangan Iwapi, Tingkatkan Literasi Keuangan Wanita

[caption id="attachment_2712" align="aligncenter" width="800"]Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi) Kota Kediri Acara pelantikan DPC Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi) Kota Kediri, di hall center Rumah Makan Delicious, Jalan Hayam Wuruk Kota Kediri, Kamis (03/05/2018). FOTO: SUREPLUS/AYU CITRA SR[/caption]

KEDIRI-SUREPLUS: Masih rendahnya literasi keuangan di kalangan wanita, diyakini oleh Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi) Kota Kediri sebagai tantangan zaman now. Khususnya dalam meningkatkan peran wanita di sektor keuangan pada era Kartini 4.0.

Pernyataan ini disampaikan oleh Jumadi, Pejabat Sementara (Pjs) Walikota Kediri, saat memberikan sambutan dalam acara pelantikan DPC Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi) Kota Kediri, di hall center Rumah Makan Delicious, Jalan Hayam Wuruk Kota Kediri, Kamis (03/05/2018).

"Berdasarkan survei OJK, tingkat literasi keuangan wanita masih rendah sekitar 35 persen. Inilah tantangan terbesar untuk Ketua DPC Iwapi Kota Kediri dan Ketua DPD Iwapi Provinsi Jawa Timur agar dapat bekerja sama dengan OJK untuk meningkatkan literasi keuangan," kata Jumadi, di Kota Kediri, Kamis (03/05/2018).

Padahal, jika dilihat dari segi ekonomi, perkembangannya di Kediri cukup baik. Bahkan sekitar 99 persen kegiatan ekonomi didominasi oleh peran ibu-ibu sedangkan untuk goverment hanya sekitar 1 persen saja. "Ekonomi dalam negeri saat ini cukup baik. Jawa Timur memiliki size ekonomi yang cukup tinggi sekitar Rp 2.019 triliun dan di Kediri sekitar Rp 144 triliun," katanya.

Apabila dirasiokan, tambah dia, tepatnya antara pemerintah dengan apa yang dihasilkan masyarakat adalah sekitar 0,84 persen. Angka tersebut artinya, yang bermain penting dalam hal ekonomi adalah ibu-ibu Iwapi dan pengusaha secara keseluruhan hingga mendominasi 99 persen sektor ekonomi di Kota Kediri.

"Untuk itu, kami mengajak para Pengurus Iwapi untuk memanfaatkan pasar dalam negeri dan beberapa infrastruktur ekonomi yang telah dibangun di Jawa Timur," katanya.

Selain itu, Jumadi juga mengajak para pengurus Iwapi untuk bergotong royong, bersinergi, mempertahankan nasionalisme, kerja tangguh dan bersama-sama membangun Kota Kediri lebih baik lagi. Khususnya dalam memberdayakan perempuan dan pengentasan kemiskinan di wilayah Kota Kediri.

Di lokasi ini pula, Jumadi sekaligus menyampaikan, gagasan baru mengenai The Brantas Festival. Pihaknya optimistis, dengan agenda yang dicanangkan sebagai event tahunan ini bakal menjadikan Kota Kediri sebagai pusat dari kunjungan religi, kunjungan budaya dan ekonomi.

Perlu diketahui, dalam acara ini Pjs Walikota yang juga menjabat sebagai Kepala BPKAD Provinsi Jawa Timur beserta Ketua Umum DPD Iwapi Jawa Timur, Rahmawati melantik dan mengukuhkan 19 pengurus. Setelah menjabat di periode sebelumnya, Fendhiyani Setia Asih terpilih kembali sebagai Ketua DPC Iwapi Kota Kediri periode 2018-2023. (AYU CITRA SR/AZT)

Editor: Aziz Tri P

Posting Komentar

0 Komentar