Tampil Perkasa, Robot Tim River ITS Raih Juara KRAI

[caption id="attachment_2844" align="aligncenter" width="800"]Tim River ITS Tim River ITS saat beradu di final regional IV KRI 2018. Tampil perkasa sejak penyisihan Tim River ITS meraih juara pertama di ajang Kontes Robot ABU-Robocon Indonesia (KRAI). FOTO: ITS.AC.ID[/caption]

MALANG-SUREPLUS: Tampil perkasa di Graha Politeknik Negeri Malang, Tim River ITS meraih gelar juara pertama pada Kamis (03/05/2018) di ajang Kontes Robot ABU-Robocon Indonesia (KRAI). secara konsisten River terus meraih rong bay sejak babak penyisihan. Tim River pun selalu berhasil mengakhiri perlawanan kompetitornya dengan mencetak rong bay.

Seperti dikutip dari ITS Media Center di situs its.ac.id, Sabtu (05/05/2018), kecepatan yang dimiliki robot ITS membuat lawan kewalahan. Setelah tak terhentikan di babak penyisihan, Tim River melanjutkan tren positifnya di babak perdelapan final. Tim River mampu menang melawan Dewa Ruci, robot milik kampus tetangga, Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (PPNS).

Melaju ke babak semifinal, River kemudian berhadapan dengan musuhnya saat melakoni running test yaitu Politeknik Negeri Jember. Karena sudah paham dengan kondisi robot musuh, River tanpa kesulitan berhasil meraih kemenangan.

Di babak final lawan tangguh telah menanti. River harus berhadapan dengan peraih waktu terbaik selama running test, yaitu Universitas Jember (Unej). Meski begitu di babak final ini ITS tidak ciut nyali. Hanya butuh waktu 39 detik, River berhasil mengakhiri pertandingan final melawan Irtonas’64 dengan meraih rong bay.

Edo Kesuma Putra, ketua tim River ITS mengatakan, hampir satu tahun timnya melakukan riset terhadap robot yang mereka gunakan. River sendiri terdiri dari satu robot yang membawa bola dan robot pelempar yang berjalan otomatis. Hingga pertandingan berlangsung, riset, perubahan, dan perbaikan terus dilakukan. “Kondisi robot juga harus bagus sebelum bertanding,” terang Edo.

Edo menjelaskan, River memiliki strategi khusus dengan mengamati cara bermain musuh. “Semua permainan kami rekam. Apakah kami harus memasang mode terbaik kami, ataukah standar saja dalam menghadapi musuh tersebut,” pungkasnya. (PRS/AZT)

Editor: Aziz Tri P

Posting Komentar

0 Komentar