Tampil Elegan dengan Desain Tas Eksklusif Batuan Payet

[caption id="attachment_2674" align="aligncenter" width="800"]Parama Art Dwi Ana Lisiati, owner UKM Parama Art yang memproduksi tas dan dompet, dengan produk andalan tas dan dompet dengan motif batuan payet yang eksklusif. FOTO: SUREPLUS/RAHMAD SURYADI[/caption]

SURABAYA-SUREPLUS: Semua orang bisa memproduksi berbagai macam produk kreatif. Namun saya yakin sentuhan orang itu pasti berbeda-beda. Tekad tersebut dipegang teguh Dwi Ana Lisiati, owner UKM Parama Art dengan produk andalan tas dan dompet motif batuan payet yang eksklusif.

Cluds beads pita merupakan salah satu produk andalan yang paling laris diburu pembeli. Produk ini berbentuk tas, yang terbuat dari bahan dasar Oscar, dengan ciri khas aksesoris payet dari batu alam. Dengan telaten, Ana, sapaan akrab Dwi Ana Lisiati pun menjelaskan secara detail bagaimana proses pembuatan tasnya itu.

“Pertama membuat pola dan tentukan ukurannya. Setelah itu gunting lalu dijahit. Setelah semua tahapan itu selesai, barulah proses pembuatan aksen payet pada tas,” tutur Ana ketika Sureplus.id menemui di rumahnya di kawasan Ngagel Rejo Surabaya, Senin (30/04/2018) sore.

Hiasan dari batu-batuan serta manik-manik, juga menentukan harga dari dompet buatannya tersebut. Ia juga siap menerima pesanan motif yang disesuaikan keinginan pembeli. Selain itu dia juga membuat tas dengan motif batik, tanpa hiasan batu-batuan.

“Karena tidak semua konsumen menyukai dompet yang dihiasi dengan batu-batu hias, tetapi kain batik yang digunakan juga tidak sembarangan. Semua orang bisa buat tas tapi tidak semua orang punya ide seperti ini,” kata perempuan kelahiran Madiun ini

UKM Parama Art yang berdiri pada 2013 silam ini, hanya memproduksi sistem pre order. Maka kualitas produk yang dibuatnya pun tergolong premium, karena ia hanya membuat dengan stok terbatas.

“Saya tidak bisa produksi banyak karena saya bikin sendiri. Maka dari itu saya sangat memperhatikan kualitas produk. Tapi kalau ada yang beli langsung ya saya serahkan yang ready stok aja,” ucap perempuan 31 tahun ini.

Modelnya yang trendy nan modis membuat tas motif ini banyak diminati kalangan muda. “Karena segmetasi saya memang anak muda, kan masih jarang juga anak muda yang memakai tas semacam ini. Jadi istilahnya ini ada daya tarik tersendiri bagi mereka,” katanya.

Harga tas motif payet ini, dibanderol dengan kisaran harga Rp 120 ribu hingga Rp 2 juta. Sedangkan omset per bulan Ana bisa meraup pundi-pundi rupiah sebesar Rp 5 juta. “Kalau lagi ramai dan lagi ikut pameran besar biasanya sampai Rp 30 juta,” tutupnya. (RAHMAD SURYADI/AZT)

Editor: Aziz Tri P

Posting Komentar

0 Komentar