Hardiknas di Kota Kediri Dimeriahkan Gerakan Orang Tua Membaca Buku

[caption id="attachment_2809" align="aligncenter" width="800"]Gelar Seni Budaya Pelajar Kota Kediri Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Kota Kediri diisi dengan serangkaian kegiatan yang menarik dan bermanfaat. FOTO: SUREPLUS/AYU CITRA SR[/caption]

KEDIRI-SUREPLUS: Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Kota Kediri diisi dengan serangkaian kegiatan yang menarik dan bermanfaat. Setelah malam sebelumnya diadakan pagelaran wayang semalam suntuk, Sabtu (5/5/2018) digelar sejumlah kegiatan lain.

Agenda ini antara lain Gelar Seni Budaya Pelajar Kota Kediri (Genibudjari), Gerakan Nasional Orang Tua Membacakan Buku (Gernasbaku) dan pameran pendidikan yang diisi oleh Himpaudi dan IGTKI dari 3 kecamatan di Kota Kediri.

Sebagai pembuka acara, ditampilkan permainan angklung dari siswa/siswi TK Pembina Kota Kediri dengan judul Aku Punya Sayap. Acara juga dimeriahkan dengan penampilan teater dari guru serta gerak dan lagu dari siswa/siswi PAUD.

Menurut Sekretaris Daerah Kota Kediri, Budwi Sunu, yang hadir dalam acara Sosialisasi dan Publikasi PAUD serta launching Gernasbaku (Gerakan Nasional Orang Tua Membacakan Buku) Kota Kediri, dia mengatakan, bahwa kegiatan ini penting untuk meningkatkan kesadaran bagi para orang tua tentang pentingnya pendidikan dan memberikan ilmu pengetahuan. Yang mana, salah satu yang bisa dilakukan untuk memberikan ilmu pengetahuan adalah dengan membaca buku.

"Kita memberikan ilmu asalnya dari membaca, kita tidak akan mendapatkan ilmu kalau kita tidak pernah membaca. Kalau kita sebagai orang tua memberikan ilmu dengan membiasakan gemar membaca, insya Allah anak-anak juga akan meniru apa yang dilakukan orangtua," jelas Budwi Sunu, Sekretaris Daerah Kota Kediri, saat menghadiri Peringatan Hardiknas dan Launching Gerakan Nasional Orang Tua Membaca Buku, di GOR Jayabaya Kota Kediri, Sabtu (5/5/2018).

Budwi menambahkan, bahwa anak-anak adalah generasi penerus bangsa yang harus dibina dan dididik, agar tidak hanya memiliki kecerdasan intelektual saja. Namun juga memiliki kecerdasan mental dan spiritual.

"Anak-anak yang ada di sini adalah anak-anak yang memasuki masa golden age atau masa usia emas, yang berarti bahwa dalam masa-masa emas ini otak mereka berkembang dengan cepat," ulasnya.

Untuk itu, dia mengajak, para orang tua mendidik, membina dan mengarahkan anak mereka. Hal ini karena keluarga adalah lembaga pendidikan non formal pertama yang memberikan pendidikan untuk anak-anak. Lantaran, baik buruknya seorang anak memang tergantung peran dari orang tua.

"Mari kita bina menjadi generasi yang unggul yaitu anak yang memiliki intelektual tinggi, mempunyai cerdas otak dan watak. Memiliki karakter yang baik yaitu disiplin, jujur dan tanggung jawab," pesannya.

Acara Gernasbaku ditandai dengan pemukulan gong oleh Sekretaris Daerah Kota Kediri didampingi oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Kediri Dan Kepala Kemenag Kota Kediri.

Perlu diketahui, acara ini turut dihadiri Ketua GOPTKI, Ketua HIMPAUDI, Ketua IGTKI, para kepala sekolah, guru, para wali murid serta siswa/siswi TK dan PAUD se-Kota Kediri.(Ayu Citra SR/ZAL)

Editor: Fahrizal Arnas

Posting Komentar

0 Komentar