DWP BPKAD Jatim Apresiasi Perkembangan UMKM Kota Kediri

[caption id="attachment_2699" align="aligncenter" width="800"]DWP BPKAD Jatim DWP BPKAD Provinsi Jawa Timur mengapresiasi perkembangan sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Kota Kediri. FOTO: SUREPLUS/AYU CITRA SR[/caption]

KEDIRI-SUREPLUS: Dharma Wanita Persatuan (DWP) BPKAD Provinsi Jawa Timur mengapresiasi perkembangan sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Kota Kediri. Hal ini diperlihatkan saat rombongan Ketua DWP BPKAD Jatim berkunjung ke sejumlah sentra UMKM unggulan di Kota Tahu, Kamis (3/5/2018).

Rombongan DWP BPKAD Provinsi Jawa Timur diterima langsung oleh Ketua DWP Kota Kediri, Nekky Rachmiyati Budwi Sunu. Kunjungan kerja ini juga diikuti oleh Dewan Penasehat DWP Kota Kediri, Mimin Jumadi yang juga menjabat sebagai Ketua DWP BPKAD Provinsi Jawa Timur.

"Perkembangan sektor UMKM di kota ini sangat luar biasa. Jadi sudah tepat bila kunjungan kerja dilakukan di DWP Kota Kediri," kata Mimin Jumadi, Ketua DWP BPKAD Provinsi Jawa Timur, saat berkunjung ke Kota Kediri, Kamis (3/5/2018).

Menurut dia, DWP adalah organisasi yang mampu menyejahterakan anggotanya. Sementara, di kota ini performa industri UMKMnya sangat bagus. Seperti tenun ikat khas Bandar Kidul yang telah memiliki tempat tersendiri di hati masyarakat.

"Misalnya, UD.MJS yang merupakan salah satu produsen tahu takwa di Kelurahan Tinalan. Lalu, UMKM Mak Plengeh yang memproduksi bolu tersenyum di Kelurahan Blabak dan sentra tenun ikat merek Medali Mas yang terletak di Kelurahan Bandar Kidul," katanya.

Di lokasi yang sama, Wakil Ketua DWP BPKAD Provinsi Jawa Timur, Supriyanto, menambahkan, kunjungan kerja ini bertujuan untuk mengembangkan peran sebagai pengurus dharma wanita. Khususnya melalui sektor pendidikan, ekonomi, sosial dan budaya.

"Terima kasih telah diberi kesempatan untuk berkunjung di DWP Kota Kediri. Kami berharap kegiatan ini akan memberikan manfaat dan tambahan ilmu untuk berkarya dan berinovasi guna kemajuan DWP BPKAD," katanya.

Di sisi lain, dalam sambutannya, Ketua DWP Kota Kediri, Nekky Rachmiyati Budwi Sunu, mengaku, mendapatkan suatu kehormatan bagi DWP Kota Kediri dapat menerima kunjungan dari DWP BPKAD Provinsi Jawa Timur. Selain itu kunjungan ini juga merupakan ajang silaturahmi bagi DWP Kota Kediri dan DWP BPKAD Provinsi Jawa Timur.

"Mohon saran dari para pengurus DWP BPKAD Provinsi Jatim untuk kemajuan DWP Kota Kediri," katanya.

Lebih lanjut, Nekky menyatakan, bahwa Kota Kediri adalah miniatur dari Kota Surabaya. Apalagi, Kota Kediri dibelah oleh Sungai Brantas dan menjadi pusat jasa dan perdagangan dari daerah di sekitarnya.

"Kota ini terdiri dari tiga kecamatan, di mana Kecamatan Mojoroto sebagai pusat pendidikan, Kecamatan Kota sebagai pusat perdagangan dan Kecamatan Pesantren sebagai pusat industri," katanya. (AYU CITRA SR/ZAL)

Editor: Fahrizal Arnas

Posting Komentar

0 Komentar