Butuh Terobosan, Galang Kerja Sama Negara Samudra Pasifik

[caption id="attachment_2866" align="aligncenter" width="800"]Pasifik Selatan Presiden Jokowi berdiskusi dengan Wapres dan Seskab sebelum Rapat Terbatas mengenai Peningkatan Kerja Sama Indonesia dengan Negara-negara Kawasan Pasifik Selatan, Jumat (04/05/2018). FOTO: SETKAB.GO.ID[/caption]

JAKARTA-SUREPLUS: Dibutuhkan terobosan untuk menggalang kerja sama dengan negara-negara di kawasan Samudra Pasifik. Terutama kerja sama dengan negara-negara di kawasan Pasifik Selatan, yang secara geografis dekat dengan Indonesia.

“Saya yakin negara-negara di kawasan Pasifik Selatan seperti Nauru, Vanuatu, Tuvalu, Fiji, PNG, Solomon Island, Samoa, Tonga, sangat terbuka untuk bekerja sama dengan negara kita dalam berbagai bidang,” kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam Rapat Terbatas mengenai Peningkatan Kerja Sama Indonesia dengan Negara-Negara Kawasan Pasifik Selatan, di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (04/05/2018) siang.

Seperti dikutip dari situs setkab.go.id, Jumat (04/05/2018), kerja sama tersebut, lanjut Presiden Jokowi, baik dalam menjalin hubungan antar masyarakat, bidang kebudayaan, bidang pendidikan seperti bantuan beasiswa, dan bidang ekonomi baik investasi maupun perdagangan.

Presiden menyampaikan bahwa Indonesia harus mulai masuk ke pasar-pasar negara non tradisional, termasuk negara-negara kawasan Pasifik Selatan untuk menawarkan produk-produk unggulan industri manufaktur, termasuk industri kelautan, perikanan dan juga industri jasa serta di bidang konstruksi, informatika dan telekomunikasi.

“Saya lihat peluangnya sangat besar yang sekaligus menjadi koridor percepatan kawasan Timur Indonesia,” ungkap Presiden Jokowi.

Kuncinya, tegas Presiden, adalah mempererat konektivitas, baik konektivitas budaya dan ekonomi, yang tentu saja harus didukung oleh kelancaran konektivitas sistem transportasi dengan negara-negara kawasan Pasifik Selatan. (PRS/AZT)

Editor: Aziz Tri P

Posting Komentar

0 Komentar