Januari-April 2018, Ekspor Jawa Timur Naik 6,50 Persen

Nilai ekspor Jawa Timur
Kepala BPS Jawa Timur Teguh Pramono. FOTO: SUREPLUS/RAHMAD SURYADI

SURABAYA-SUREPLUS: Nilai ekspor Jawa Timur pada April 2018 mencapai 1,64 miliar dolar AS. Nilai ini turun 9,75 persen dibanding Maret 2018 yang sebesar 1,82 miliar dollar AS. Hanya saja, dibanding April tahun lalu, besaran tersebut menunjukkan kenaikan sebesar 1,05 persen (y on y).

Dari data Badan Pusat Statistik (BPS), ekspor nonmigas pada April 2018 mencapai 1,57 miliar dollar AS atau turun 6,65 persen dibanding Maret 2018. “Namun jika dikomparasi dengan capaian April 2017, nilai ini naik sebesar 0,62 persen ,” ujar Kepala BPS Jawa Timur Teguh Pramono, di kantornya Surabaya, Selasa (15/5).

Sementara ekspor migas selama April 2018 mencapai 65,23 juta dolar AS atau turun sebesar 49,86 persen dibandingkan Maret 2018 sebesar 130,10 juta dolar AS. Tetapi nilai tersebut naik 12,61 persen jika dibanding April 2017. Secara kumulatif ekspor Januari-April 2018 yang keluar dari Jawa Timur sebesar 6,71 miliar dollar AS atau naik sebesar 6,50 persen dibandingkan periode Januari-April 2017 sebesar 6,30 miliar dollar AS.

Komoditas utama ekspor nonmigas April 2018 adalah perhiasan/permata sebesar 261,33 juta dolar AS, kayu, barang dari kayu sebesar 122,66 juta dollar AS serta lemak dan minyak hewan/nabati sebesar 115,02 juta dolar AS. Kemudian tembaga 106,09 juta dolar AS, ikan & udang 104,66 juta dolar AS, kertas/karton 78,73 juta dolar AS dan bahan kimia organik 74,04 juta dolar AS.

Negara tujuan ekspor nonmigas terbesar selama Januari-April 2018 adalah Jepang dengan besaran 1.100,09 juta dolar AS atau 17,33 persen dari total ekspor, disusul Amerika Serikat 826,97 juta dolar AS atau 13,03 persen. Selanjutnya Tiongkok sebesar 608,46 juta dolar AS atau 9,58 persen. Sementara ekspor nonmigas ke ASEAN mencapai 1,,36 miliar dolar AS atau 21,38 persen, sementara ekspor ke Uni Eropa mencapai 556,59 juta dolar AS atau 8,77 persen.(RAHMAD SURYADI/ZAL)

Editor: Fahrizal Arnas