Keluhkan Minimnya Stok Sembako di OPM Ramadan

Operasi Pasar Murni
Sejumlah warga di Kelurahan Ngronggo, Kota Kediri mengeluhkan minimnya stok bahan pangan, terutama minyak goreng dan gula pasir di Operasi Pasar Murni (OPM) Ramadan 2018. FOTO: SUREPLUS/AYU CITRA SR

KEDIRI-SUREPLUS: Sejumlah warga masyarakat di Kelurahan Ngronggo, Kota Kediri mengeluhkan minimnya stok bahan pangan, terutama minyak goreng dan gula pasir di Operasi Pasar Murni (OPM) Ramadan 2018.

Padahal, menyambut Bulan Suci Ramadan, Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri terus berupaya mengawasi pergerakan dan persediaan harga bahan pangan yang cenderung naik saat momentum ini. Oleh karenanya, saat ini Pemkot Kediri mengadakan Operasi Pasar Murni (OPM) Ramadan 2018 guna menjamin kewajaran harga bahan pokok. Namun, pelaksanaan Operasi Pasar Murni ini menuai keluhan dari masyarakat.

Salah satunya dialami oleh Suparti, seorang warga di Kelurahan Ngronggo, Kota Kediri, saat mengantre membeli bahan pokok di OPM Ramadhan 2018, di Balai Kelurahan Ngronggo, Kota Kediri, Selasa (15/5/2018).

Suparti mengaku, niatnya untuk membeli empat jenis bahan pokok harus pupus. Lantaran, dari empat bahan pokok yang dibutuhkan, pihaknya tidak bisa membeli semuanya karena kehabisan stok.

“Hal ini karena persediaan gula pasir dan minyak goreng di OPM Kelurahan Ngronggo habis. Padahal saya sudah mempersiapkan dana untuk membeli gula pasir dan minyak goreng, sebagai bahan pokok membuat kue Apem, guna melengkapi Tradisi Megengan di rumah saat ini,” kata Suparti, warga Kelurahan Ngronggo, Kota Kediri, Selasa (15/05/2018).

Meski demikian, Suparti mengemukakan, sangat senang bisa berbelanja dengan harga terjangkau di OPM Ramadhan tersebut. Apalagi, harga barangnya lebih terjangkau dibandingkan harga di pasaran. “Tadi akhirnya saya beli telur, dengan harga Rp 21.000 per kilogram. Sementara, harga beras Rp 46.000 per kemasan 5 kilogram,” katanya.

Di lokasi yang sama, Anton Edy. S, Sekretaris Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Kediri, mengatakan, bahwa pihaknya menjamin ketersediaan stok terhadap 4 jenis bahan pangan di OPM ini. Namun, kalau barangnya habis, hal ini umumnya karena besarnya antusias warga dalam membeli bahan pokok di OPM Kelurahan Ngronggo.

“Bagi masyarakat yang kehabisan barang, kami harap mereka bisa maklum. Hal ini karena di OPM Ramadhan harga komoditas yang dijual memang lebih rendah, dibandingkan harga di pasaran,” katanya.

Sebagai dampaknya, lanjut dia, warga setempat yang datang pada siang hari, maka sudah dipastikan akan kehabisan stok. Apalagi, sejak OPM Ramadhan 2018 digelar pada tanggal 15 Mei ini, banyak warga yang rela datang sejak pagi hari.

“Namun masyarakat tak perlu khawatir, karena OPM Ramadhan digelar mulai hari ini hingga tanggal 7 Juni mendatang. Yang mana, dalam satu hari digelar secara serentak di 3 balai kelurahan yang berbeda,” katanya. (AYU CITRA SR/AZT)

Editor: Aziz Tri P