Talenta Muda Harus Berdaya di Bidang Akuntansi

[caption id="attachment_2109" align="aligncenter" width="800"] Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Mardiasmo. FOTO: KEMENKEU[/caption]

JAKARTA-SUREPLUS: Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Mardiasmo yang juga merupakan Ketua Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) menyatakan, bahwa talenta muda harus berdaya di bidang akuntansi. Pasalnya, banyak manfaat yang diperoleh dengan menguasai keilmuan tersebut.

Hal itu disampaikan Wamenkeu dalam Seminar Perkembangan Terkini Profesi Akuntan, Sesi Inspirasi Tokoh Akuntan Profesional, dan APA Championship (APAChamp) di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta pada Kamis (19/4/2018) lalu.

Ia mengatakan, pemberdayaan para talenta muda di bidang akuntansi akan menguntungkan baik bagi para individu tersebut dengan dunia kerja di Indonesia.

“Kita mensinergikan atau simbiosis mutualism antara industri yang sudah sangat terkenal, industri-industri tertentu dihubungkan dengan anak-anak muda yang punya talenta yang luar biasa ini sehingga nanti kita menimbulkan suatu minat baru,” kata Wamenkeu.

Apabila sumber daya manusia yang berkualitas tersebut merasa tidak dihargai di dunia kerja di Indonesia maka kemungkinan akan terjadi fenomena brain drain yaitu ketika banyak sumber daya manusia yang berkualitas di sebuah negara pergi ke luar negeri untuk mencari kehidupan yang kebih baik.

“Ini penting sekali supaya adik-adik tidak istilahnya wasted, tidak dihargai. Kalau sampai merasa tidak dihargai, tidak di-recognized tidak diberikan suatu apresiasi baik moril maupun material nanti tahu-tahunya di-hijacked di luar negeri,” tegas Wamenkeu.

Dalam pidatonya tersebut, Wamenkeu mengingatkan pada akhirnya para talenta muda tersebut diharapkan mengedepankan rasa nasionalisme dalam rangka mengembangkan dan mensejahterakan bangsa dan negara.

“Walaupun kita tahu globalisasi, kita sudah borderless, tapi paling tidak kita at the end itu kembali ke Ibu Pertiwi. Bapak bisa saja berkelana memberikan suatu kontribusi, tetapi kalau bisa please back to Indonesia untuk mengembangkan, untuk mensejahterakan rakyat Indonesia,” pungkasnya.

Baca: Auditor Internal Harus Adaptasi Program OSS

Sebagai informasi, APAChamp merupakan sarana kompetisi bisnis nasional yang akan menjaring kandidat terbaik calon Akuntan Profesional melalui pendalaman materi bisnis, akuntansi, dan investasi paling aktual dan relevan dengan perekonomian saat ini.

Juara pertama APA Champ 2018 adalah Universitas Indonesia yang berhasil mengalahkan sembilan kontestan lainnya dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Penyerahan trofi dan medali juara pertama disampaikan oleh Wamenkeu.(PRS/ZAL)

Editor: Fahrizal Arnaz

Posting Komentar

0 Komentar