Tak Mau Terikat, Murni Pilih Jadi Pengusaha

[caption id="attachment_2054" align="aligncenter" width="800"]Eling Galeri Murni Yanti pemilik usaha butik yang bernama Eling Galeri. FOTO: SUREPLUS/R SURYADI[/caption]

SIDOARJO-SUREPLUS: Melakukan aktivitas yang terikat memang membuat beberapa orang merasa tak nyaman, seperti halnya menjadi seorang karyawan pabrik atau perusahaan tertentu.

Hal itulah yang membuat seorang Murni Yanti memutuskan untuk keluar dari pabrik dimana ia pernah bekerja. Murni pun mencoba banting setir dengan merintis usaha sendiri lewat hand painting.

Murni pun menceritakan bagaimana awal mula ia membuka usaha butik yang bernama Eling Galeri yang terletak di kawasan Delta Sari, Waru-Sidoarjo tersebut.

“Saya dulu karyawati sebuah pabrik, tapi banyak tuntutan. Akhirnya saya berpikir untuk buka usaha sendiri saja,” ceritanya pada Sureplus.id, Senin sore (16/04/2018) di Sidoarjo.

Sebelumnya ia hanya sebatas menjualkan kain lukis produk buatan temannya. Ketika itu kreasi temannya cukup laku di borong konsumen.

Sebenarnya Murni memiliki bakat melukis dari peninggalan sang ayah, yang notabene seorang seniman. Bahkan kala itu kakaknya memintanya untuk membuat batik dari lukisannya sendiri.

“Kakak saya menyuruh saya untuk melukis sendiri, karena menurutnya saya punya bakat lukis dari ayah. Akhirnya saya coba dan hasilnya seperti sekarang ini,” ujarnya.

Meski bukan seorang yang paham seni maupun fashion. Murni tetap percaya diri serta mempunyai keinginan untuk belajar menciptakan sesuatu yang berbeda.

“Saya tidak paham fashion, tapi alhamdulillah karya saya dapat diterima. Yang penting itu kemauan dari diri kita untuk belajar dan menciptakan sesuatu yang berbeda,” ucapnya.

Hingga kini Eling Galeri sudah memproduksi berbagai macam model baju, kebaya, taplak meja, sampai hijab, dengan pencapaian omset puluhan juta rupiah per bulan.(R SURYADI/ZAL)

Editor: Fahrizal Arnaz

Posting Komentar

0 Komentar