Realisasi Pembayaran PBB Kabupaten Kediri 37,43 Persen

[caption id="attachment_2466" align="aligncenter" width="800"]realisasi pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Pemkab Kediri memastikan realisasi pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tahun 2018 ini di areanya mencapai 37,43 persen dari target. FOTO: SUREPLUS/AYU CITRA SR[/caption]

KEDIRI-SUREPLUS: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri memastikan realisasi pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tahun 2018 di areanya mencapai 37,43 persen dari target. Bupati Kediri, Haryanti Sutrisno, menjelaskan, realisasi pemasukan PBB P2 Kabupaten Kediri hingga 27 April ini mencapai Rp 27, 86 miliar. Nominal itu setara dengan 37,43 persen dari pagu Rp 74,4 miliar.

"Kami ucapkan terima kasih kepada tim yang telah bekerja sejauh ini, semoga angka tersebut terus diupayakan peningkatannya. Apalagi dengan adanya empat mobil layanan baru, dapat dioptimalkan layanan jangkauan pungutan PBB," kata Bupati Kediri, Haryanti Sutrisno, di acara Pekan Panutan Pembayaran PBB dan pengundian SSPD tahap I Tahun 2018, di Gedung Bagawanta Bhari Kabupaten Kediri, Sabtu (28/04/2018).

Dia mengimbau, kepada masyarakat agar membayar PBB jangan menunggu jatuh tempo tanggal 31Juli mendatang. Hal ini karena PBB diperlukan guna meningkatkan pelayanan dan pembangunan Kabupaten Kediri. "PBB juga sumber penting pendapatan daerah. Pendapatan kuat akan mendukung program peningkatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat," katanya.

Dia menambahkan, kepada petugas pungut PBB agar segera menyetor penerimaannya di Bank Jatim. Lantaran, jika ternyata terdapat petugas yang nakal bisa diproses di Kejaksaan Negeri setempat. "Kami sudah bekerja sama dengan Kejaksaan Negeri Kabupaten Kediri. Mereka tak akan segan menindak petugas pemungut PBB yang terbukti menyalahi aturan," katanya.

Sementara itu, Ketua Intensifikasi PBB P2 Kabupaten Kediri, Supoyo, mengatakan, acara ini diselenggarakan sebagai motivasi agar wajib pajak melakukan pembayaran PBB lebih awal. Khususnya tanpa menunggu tanggal jatuh tempo. "Dengan demikian, upaya ini akan mempercepat pemasukan ke kas daerah yang dibutuhkan dalam pembangunan Kabupaten Kediri," tegasnya.

Di sisi lain, lanjut ia, kegiatan ini sekaligus sebagai wujud apresiasi kepada desa dan wajib pajak dalam upayanya yang telah menyukseskan pemungutan PBB P2 Kabupaten Kediri. "Seperti halnya, 40 desa yang telah lunas dan 24 desa lunas pada hari pertama," katanya. (AYU CITRA SR/AZT)

Editor: Aziz Tri P

Posting Komentar

0 Komentar