Rawat Ingatan Sejarah Kota Surabaya Lewat Komunitas

[caption id="attachment_1895" align="aligncenter" width="800"]Surabaya Historical Community Terbentuknya SHC ini berlatar belakang atas keresahan yang mereka rasakan pada kondisi generasi muda yang buta akan sejarah kotanya sendiri yakni, Kota Surabaya. FOTO: SUREPLUS/ANDYAN[/caption]

SURABAYA-SUREPLUS: Berawal dari sebuah obrolan Warung Kopi (Warkop) tentang pengenalan sejarah Kota Surabaya, akhirnya terbentuk sebuah komunitas bernama Surabaya Historical Community (SHC) di tahun 2013.

Salah satu penggagas SHC, Noer Setiawan mengatakan terbentuknya SHC ini berlatar belakang atas keresahan yang mereka rasakan pada kondisi generasi muda yang buta akan sejarah kotanya sendiri yakni, Kota Surabaya.

"Padahal Kota ini (Surabaya) adalah kota yanh memiliki nilai sejarah, namun ketika saya tanya kepada anak SMP dan SMA tentang bangunan cagar budaya atau pahlawan nasional mereka tidak tau, " ujarnya.

Ia juga mengatakan bahwa SHC memiliki agenda rutin yang kerap dilakukan guna tetap merawat ingatan akan sejarah Kota Surabaya. Blusukan, ya itu lah salah satu agenda yang kerap dilakukan oleh SHC dalam rentan waktu 2 atau 3 bulan sekali.

"Blusukan ini kita lakukan dengan cara jalan-jalan mengitari tempat-tempat yang memiliki nilai sejarah, " imbuh pria yang akrab disapa wawan ini.

Agenda bernilai positif tersebut selalu dibanjiri oleh peminat, namun untuk kuota tetap selalu dibatasi guna kelancaran acara. Kini SHC telah memiliki anggota aktif sebanyak 30 orang yang terdiri dari berbagai elemen masyarakat.

Untuk memperkenalkan sejarah Kota Surabaya yang lebih massive, SHC kedepannya akan menggandeng elemen-elemen literasi tentang sejarah Kota Surabaya yang belum tersentuh.

"Harapannya adalah agar generasi muda Kota Surabaya semakin mengerti karena sejarah dan budaya kita tidak hanya untuk personal, sehingga bisa diwariskan ke generasi selanjutnya," paparnya.(ANDYAN/ZAL)

Editor: Fahrizal Arnaz

Posting Komentar

0 Komentar