PT INKA Buka Kelas Binaan di Banyuwangi

[caption id="attachment_1636" align="aligncenter" width="800"] General Manager (GM) PT INKA, Puguh Dwi Tjahjono (baju batik), saat berada di Banyuwangi. FOTO: SUREPLUS/HENDRO SUCIPTO[/caption]

BANYUWANGI-SUREPLUS: Perusahaan BUMN, PT Industri Kereta Api (INKA) berencana membangun pabrik kereta api di Banyuwangi, yang rencananya akan dimulai akhir tahun 2018 ini. Menyambut rencana pembangunan pabrik tersebut, maka disiapkan sumber daya manusia (SDM).

Salah satunya dengan membuka kelas binaan PT INKA di Banyuwangi. Ada dua SMK di Banyuwangi yang dipilih oleh PT INKA, yakni SMKN 1 Glagah dan SMKN Ihya’ Ulumuddin Singojuruh.

Menurut General Manager (GM) PT INKA, Puguh Dwi Tjahjono, dua sekolah ini akan semakin melengkapi SMK binaan PT INKA lainnya yang sudah ada di Madiun dan Singosari, Malang.

Puguh mengatakan, pembukaan kelas SMK INKA ini merupakan salah satu wujud kepedulian PT INKA terhadap program pendidikan link and match. “Kami berusaha memberikan kontribusi semaksimal mungkin terhadap dunia pendidikan. Dua sekolah ini akan menjadi kelas binaan kami di Banyuwangi atau kami menyebutnya kelas industri INKA,” kata Puguh, Senin (09/04/2018).

Di SMK ini, ujar Puguh, PT INKA akan memberikan pembinaan atau magang untuk guru dan siswa di INKA. Selain magang untuk siswa dan guru di INKA, ada pula pengiriman tenaga pengajar dari INKA sekaligus bantuan peralatan, sehingga begitu lulus dari SMK mereka siap memasuki dunia kerja.

PT INKA juga telah mengirimkan surat penawaran pada SMK-SMK di Banyuwangi untuk menjadi binaan INKA. Respon yang cepat diberikan oleh dua sekolah tersebut, yakni SMKN 1 Glagah dan SMKN Ihya’ Ulumuddinz, sehingga terpilihlah dua sekolah tersebut sebagai sekolah binaan PT INKA.

Sekolah juga diberikan kesempatan seluas-luasnya untuk mengembangkan kompetensi sesuai kebutuhan. “Kami fasilitasi. Jika sekolah butuh pengajar untuk mata pelajaran pengelasan, kami akan datangkan pengajar. Begitu juga untuk mata pelajaran lainnya. Intinya disesuaikan dengan kebutuhan sekolah tersebut,” ujarnya.

Puguh berharap, nantinya, pabrik baru PT INKA di Banyuwangi bisa diisi oleh lulusan-lulusan terbaik sekolah binaan PT INKA ini. Sebelumnya, Menteri BUMN, Rini Soemarno ke Banyuwangi, Jumat (06/04/2018) lalu, menyatakan, pabrik kereta api PT INKA ini akan dibangun akhir tahun 2018 ini.

Banyuwangi dipilih sebagai lokasi pabrik INKA karena lokasinya yang strategis dan perkembangan daerahnya cukup signifikan beberapa tahun terakhir. “Di sini dekat dengan jalur rel kereta, pelabuhan, kita juga sedang bangun jalan tol. Kita akan memperbanyak aktivitas ekonomi di Banyuwangi,” kata Rini saat itu. (HENDRO SUCIPTO/AZT)

Editor: Aziz Tri P

Posting Komentar

0 Komentar