Mei 2018, Xiaomi Ajukan Permohonan IPO di Hong Kong

[caption id="attachment_1945" align="aligncenter" width="800"]Initial Public Offering Ilustrasi Xiaomi. FOTO: GSMARENA[/caption]

SURABAYA-SUREPLUS: Produsen smartphone Xiaomi yang berbasis di China bersiap untuk melepaskan Initial Public Offering (IPO). Seperti dikutip dari Gizmochina, bahwa laporan sebelumnya menunjukkan bahwa perusahaan ini bisa segera meluncurkan IPO-nya. Informasi terbaru menyebutkan, jika Xiaomi dapat mengajukan permohonan listing di Hong Kong pada awal Mei nanti.

Kendati Perusahaan ponsel raksasa ini belum mengeluarkan statement resmi tentang perkembangan ini, namun Hong Kong Economic Times menerbitkan sebuah artikel yang mengatakan bahwa perusahaan yang berbasis di China tersebut akan mengajukan permohonan untuk IPO pada awal Mei tahun ini. Perusahaan dapat dihargai di suatu tempat sekitar 65 miliar dolar AS hingga 70 miliar dolar AS.

Berbeda dengan laporan di atas, informasi sebelumnya terkait IPO Xiaomi menyarankan bahwa pabrikan tersebut merencanakan IPO dengan valuasi 100 miliar dolar AS, yang bisa membuatnya menjadi perusahaan teknologi terbesar di tahun 2018.

Perusahaan dikabarkan telah mengikat Morgan Stanley dan Goldman Sachs Group untuk penawaran umum perdana (IPO). Bersamaan dengan itu, Credit Suisse Group AG dan Deutsche Bank AG juga telah dipilih oleh Xiaomi untuk menawarkan IPO tersebut.

Sebelumnya dalam sebuah wawancara dengan CNBC, Wakil Presiden Senior Xiaomi, Wang Xiang mengatakan bahwa perusahaan saat ini sedang mengumpulkan "sumber daya" yang dibutuhkan untuk memberikan dorongan lebih besar di AS. Jika IPO ini sukses, akan memberi Xiaomi aliran dana yang sangat dibutuhkan untuk memperluas jangkauan mereka ke pasar baru.

Sebagai catatan, Xiaomi bernilai sekitar 45 miliar dolar AS ketika terakhir kali menggalang putaran pendanaan pada tahun 2014, ini sekaligus membuat Xiaomi memegang predikat sebagai perusahaan teknologi paling berharga di dunia.

Xioami juga berhasil mencapai target pendapatan tahunan sebesar 100 miliar Yuan atau setara dengan 15 miliar dolar AS pada bulan Oktober 2017. Perusahaan juga berhasil melebihi targetnya sebesar 18 persen dan mencatat laba bersih sebesar 1 miliar dolar AS. Untuk 2018, Xiaomi telah menetapkan target laba 2 miliar.(GCC/ZAL)

Editor: Fahrizal Arnaz

Posting Komentar

0 Komentar