Lestarikan Budaya Leluhur Lewat Wisata Batik

[caption id="attachment_1756" align="aligncenter" width="800"]Paket Wisata dan Pelatihan Batik Pengrajin batik asal Kabupaten Kediri, Sri Anik, membuka Program Paket Wisata dan Pelatihan Batik. FOTO: SUREPLUS/AYU CITRA SR[/caption]

KEDIRI-SUREPLUS: Banyak cara melestarikan warisan budaya leluhur. Salah satunya bisa dilihat dari upaya yang ditempuh pengrajin batik asal Kabupaten Kediri, Sri Anik. Dalam hal ini, perempuan tersebut tak hanya berhenti pada memproduksi kain batik tulis khas Kabupaten Kediri, Jawa Timur, tapi ada upaya lain yang lebih kreatif dan menarik.

Konkritnya, dengan kegigihan dan semangatnya, perempuan berhijab ini membuka Program Paket Wisata dan Pelatihan Batik bagi masyarakat Kediri dan sekitarnya. Wisata Batik ini berlokasi di kediamannya, di Dusun Dadapan, Desa Sumberejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri.

Pengrajin Batik asal Kabupaten Kediri ini menyampaikan, upayanya membuka Paket Wisata Batik ini agar generasi muda dapat mengenal lebih dini seperti apa batik tersebut.

"Melalui pelatihan membatik ini, para peserta diajarkan cara membatik dari nol hingga jadi," kata Sri Anik, Rabu (11/4/2018).

Seperti mulai dari tahap menggambar pola di selembar kain, pewarnaan menggunakan malam, pencelupan, pelorotan malam, hingga tahap penjemuran serta pengeringan kain tersebut. Berbagai tahapan ini, membutuhkan keterampilan khusus dan kreativitas yang tinggi.

Setelah kain batik yang dihasilkan ini selesai, maka mereka diperbolehkan membawa pulang hasil kreasinya. Dengan demikian, mereka akan mengetahui dan memiliki kenangan tersendiri saat berlatih membatik.

Sejak dibukanya Wisata Batik ini sampai sekarang, antusiasme masyarakat di Kediri sangat besar. Hal ini terlihat dari jumlah pengunjung yang datang, dalam satu hari bisa mencapai 200 orang.

Mereka tak hanya datang dari masyarakat umum. Ada pula pelajar SD hingga SMA. Umumnya para pengunjung ini datang dari Kota Kediri dan sekitarnya.

"Untuk berkunjung maupun berlatih membatik, pengunjung tak perlu meluangkan waktu lama. Cukup beberapa jam saja, kami yakin mereka langsung bisa," katanya.

Sri Anik meyakini, dengan mengikuti paket wisata batik yang dipatok dengan harga Rp 15.000 per orang, maka setiap peserta dapat belajar menjadi wirausaha batik yang mandiri. Ke depan, juga semakin banyak tercipta lapangan pekerjaan baru dari usaha membatik khas Kediri.

"Di samping itu, sekaligus bermunculan kreasi dan motif batik yang sesuai dengan inovasi terbaru ala generasi milenial seperti sekarang," katanya.(Ayu Citra SR/ZAL)

Editor: Fahrizal Arnaz

Posting Komentar

0 Komentar