Kreasi Ibu-ibu Dharma Wanita ITS, Hasilkan Produk Handycraft Unik

[caption id="attachment_2303" align="aligncenter" width="800"]Dharma Wanita ITS UKM handycraft di bawah naungan Dharma Wanita ITS (Institut Teknologi Sepuluh Nopember) Surabaya, menghasilkan produk-produk kerajinan tangan unik. Di antaranya, baju lukis. FOTO: SUREPLUS/RAHMAD SURYADI[/caption]

SURABAYA-SUREPLUS: Berawal dari adanya kesamaan minat dan penguasaan di bidang kerajinan tangan, maka terbentuklah ide untuk membuat UKM handycraft di bawah naungan Dharma Wanita ITS (Institut Teknologi Sepuluh Nopember) Surabaya. Anggotanya istri dosen-dosen ITS, dan memiliki 19 pengurus dari 10 fakultas.

Menurut Wahyu Iriani, pengurus UKM Dharma Wanita ITS kepada Sureplus.id, Sabtu (21/04/2018) malam, peran istri Rektor ITS sangat membantu. Terlebih dalam berjalannya usaha yang mereka rintis.

“Karena Bu Rektornya sendiri suka handycraft, lalu kita pengurus diberi kepercayaan untuk membuat komunitas ini, karena masing-masing dari kita punya keahlian. Kebetulan kami di Dharma Wanita itu punya keahlian seperti merajut, menjahit dan melukis di atas kain,” kata Wahyu Iriani.

UKM ini, lanjut Iriani, menghasilkani berbagai macam produk kerajinan tangan yang unik dan kreatif. Seperti, baju lukis, aneka rajutan tas, taplak meja, bantal kerjinan batu, home decor, kerudung serta produk kue-kue kering.

Seperti halnya baju lukis buatan Iriani. Desainnya yang anggun, serta ciri khas motif bunga-bunga mawar, membuat pakaian ini terlihat cantik nan indah. Iriani pun menjelaskan tutorial bagiamana cara membuat motif bajunya itu.

“Pertama. kain putih dibuat pola dulu, baru dicat pakai kuas biasa yang agak kecil itu. Pembuatanya mudah kok, saya hanya membutuhkan waktu lima jam saja sudah jadi,” ucapnya, sembari menyodorkan baju hasil buatannya.

Meskipun sibuk dengan kegiatan entrepreneur yang mereka kerjakan, UKM ini tak pelit untuk sekedar berbagi ilmu kepada rekan sesama anggota Dharma Wanita maupun di luar keanggotaan UKM.

“Setiap Kamis kita pasti mengadakan pelatihan. Alhamdulillah, warga sekitaran kompleks ITS ini sangat antusias dengan pelatihan yang kami adakan. Kalau terkait omset, itu kembali ke kantong masing-masing. Karena di sini kami hanya memfasilitasi saja,” tutupnya. (RAHMAD SURYADI/AZT)

Editor: Aziz Tri P

Posting Komentar

0 Komentar