Kantongi Hak Paten, LG Lipat Berlayar Ganda Siap Ramaikan Pasar

[caption id="attachment_1463" align="aligncenter" width="800"] Smartphone lipat LG berlayar ganda telah mengatongi hak paten sejak diajukan pada September 2016. GIZMOCHINA/LETGODIGITAL[/caption]

SURABAYA-SUREPLUS: Smartphone lipat LG berlayar ganda telah mengatongi hak paten sejak diajukan pada September 2016. Hak paten tersebut diterbitkan oleh organisasi kekayaan intelektual dunia (WIPO).

Selain memiliki layar ganda, dalam ponsel yang diberi titel "Mobile Terminal" ini juga memiliki baterai ganda dan jack headphone ganda. Tepian layar luar smartphone tersebut melengkung. Di layar itu pula waktu, tanggal, serta pemberitahuan lainnya dapat dilihat.

Gizmochina melaporkan, bahwa gambar-gambar di WIPO ini mengungkapkan jika kedua layar perangkat ini terhubung melalui dua engsel, satunya di atas dan yang lain di sisi bawah. Ini memungkinkan kedua layar untuk membuka dan menggabungkan membentuk satu layar besar.

Dalam posisi terbuka sebagian, perangkat dapat digunakan oleh dua orang untuk menonton video secara terpisah, menggunakan dua jack headphone. Menariknya, baik hosting membungkus baterai mereka sendiri maupun modul kamera. Selain itu, WIPO juga menunjukkan bahwa layar utama dilengkapi dengan sensor sidik jari di bawah layar.

Dari aplikasi WIPO selaku pemberi hak paten, tampaknya LG berfokus pada konsumsi media untuk smartphone yang dapat dilipat, memungkinkan pengguna untuk mengonsumsi berbagai jenis konten media tanpa mengganggu satu sama lain. Teknologi yang dipatenkan dapat digunakan untuk smartphone, tablet, laptop, perangkat multimedia, dan perangkat yang dapat dipakai layaknya ponsel lainnya.

Selai LG, kabarnya juga banyak produsen smartphone yang sedang mengerjakan smartphone layar lipat, termasuk Samsung, Apple, dan Microsoft. Baru-baru ini Huawei juga bergabung dalam daftar.

Tahun lalu, pada bulan September, kepala seluler Samsung DJ Koh telah mengonfirmasi dalam sebuah wawancara bahwa perusahaan akan meluncurkan smartphone lipat pertamanya pada tahun 2018. Kemudian, ada laporan yang menunjukkan bahwa Galaxy X dapat menjadi perangkat edisi terbatas yang mungkin menyasar pasar tertentu saja.

Namun, Salman Saeed selaku manajer produk teknologi tampilan di Qualcomm mengatakan dalam sebuah wawancara, bahwa peluncuran ponsel cerdas yang dapat dilipat dapat ditunda karena kekhawatiran terkait dengan penyesuaian pengalaman pengguna serta daya tahan.(GCC/ZAL)

Editor: Fahrizal Arnaz

Posting Komentar

0 Komentar