Bupati Fadeli Harapkan Ada Job Market Fair di Tingkat Kecamatan

[caption id="attachment_2327" align="aligncenter" width="800"]Job Market Fair Bupati Lamongan, H Fadeli berharap ada kegiatan Job Market Fair (JMF) di tingkat kecamatan. Hal itu disampaikan Bupati Fadeli saat membuka JMF Lamongan Tahap I, Rabu (25/04/2018). FOTO: SUREPLUS/SAHLUL FAHMI[/caption]

LAMONGAN-SUREPLUS: Jika biasanya Job Market Fair (JMF) di Lamongan digelar di tingkat kabupaten, Bupati Lamongan, H Fadeli berharap ada kegiatan serupa di tingkat kecamatan. Perintah itu disampaikan kepada camat saat membuka JMF Lamongan Tahap I di Balai Latihan Kerja Dinas Tenaga Kerja Lamongan, Rabu (25/04/2018).

Hal Itu terutama bisa diterapkan untuk sejumlah kecamatan yang wilayahnya terdapat perusahaan, seperti Kecamatan Dekat dan Paciran. “Dari data jumlah Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Tahun 2017, yang 4,12 persen atau sebanyak 26.300 orang, kecamatan harus memiliki data sesuai wilayahnya. Sehingga camat bisa bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan setempat, untuk membuat Bursa Kerja Terbuka mini tingkat kecamatan,” ujar Fadeli.

Sementara kepada Dinas Tenaga Kerja, Fadeli mengingatkan agar memperbarui informasi di website mereka secara berkala. Jangan sampai info lowongan pekerjaan yang ditampilkan sudah kadaluwarsa.

“Saat ini teknologi sudah berkembang pesat. Semua informasi sudah dapat diperoleh melalui media daring. Karena itu website Disnaker harus selalu memperbarui info lowongan kerja. Perusahaan mana saja yang membuka lowongan pekerjaan, dimana tempatnya dan apa saja kualifikasinya, semua harus diinformasikan secara up to date,” perintah Bupati Fadeli.

Sementara itu Kepala Dinas Tenaga Kerja Lamongan, Moh Kamil mengungkapkan, pada JMF Tahap I Tahun 2018 ini bekerja sama dengan 40 perusahaan. Sebanyak 26 perusahaan di antaranya berada di Kabupaten Lamongan dan sisanya berasal dari Gresik, Surabaya, Sidoarjo, Jombang dan Rembang.

Diungkapkan olehnya, perusahaan-perusahaan tersebut bergerak pada bidang perbankan, galangan kapal, produksi makanan dan minuman, swalayan, alas kaki dan medis. Moh. Kamil melanjutkan, dari seluruh 40 perusahaan tersebut, membuka 3.694 lowongan pekerjaan, yang terdiri dari 1.858 lowongan untuk laki-laki dan 1.836 perempuan.

“JMF yang tiap tahun diadakan oleh Pemkab Lamongan ini bertujuan mendekatkan perusahaan yang membutuhkan pekerja dengan para pencari kerja. Sehingga dapat menurunkan jumlah TPT Kabupaten Lamongan,” jelas dia.

Pada tahun ini, masih menurut Moh Kamil, Kepala SMK se-Kabupaten Lamongan telah melakukan MoU dengan beberapa perusahaan untuk melakukan JMF tingkat SMK. Sampai saat ini SMK yang sudah mengadakan JMF tingkat sekolah, yakni SMKN 1 Lamongan dan SMK 1 Sambeng. (SAHLUL FAHMI/AZT)

Editor: Aziz Tri P

Posting Komentar

0 Komentar