Bisnis Lukis Sepatu, Karyanya Menyebar hingga Hong Kong

[caption id="attachment_2558" align="aligncenter" width="800"]melukis sepatu Kreativitas Nazmah Armadhani mengantarnya jadi pelaku bisnis lukis sepatu yang sukses. Karyanya menyebar tak hanya dipakai konsumen Indonesia, tapi juga ke beberapa negara Asia. FOTO: SUREPLUS/ANDYAN[/caption]

SURABAYA-SUREPLUS: Zaman now, sepatu tak hanya warna polos semata atau hanya diwarnai karakter gambar yang terbuat dari mesin cetak. Di Kota Surabaya, ada pelaku usaha melukis sepatu dengan cara manual, yang diberi nama brand Dhona Dhani sejak tahun 2009.

Owner Dhona Dhani, Nazmah Armadhani mengatakan, awal mula ia memutuskan untuk berkarya kreatif melukis sepatu, ketika membimbing sang buah hati yang tengah coba-coba menggambar di sepatunya.

"Saat itu anak saya coba-coba gambar di sepatunya, lalu saya juga mengikutinya gambar di sepatu. Kebetulan keluarga juga suka menggambar,” kata Nazmah Armadhani kepada Sureplus.id saat ditemui di tokonya, Mall Grosir ITC Surabaya, Senin (30/04/2018).

Jenis sepatu yang ia jadi bahan merupakan produk lokal Indonesia, serta cat yang dipakai cat acrylic. Karena menurutnya, cat acrylic bisa tahan lama. Maka untuk daya tahan lamanya ia meyakinkan bahwa umur cat tergantung dari ketahanan produk sepatu.

Berbagai karakter unik ia tuangkan ke dalam kanvas sepatu, seperti kartun dan juga batik, tergantung dari segmen pasar. "Kalau karatker lucu seperti kartun ini biasanya dibeli sama anak-anak, kalau yang batik ini dibeli sama bapak-bapak muda maupun remaja, " imbuhnya.

Mengawali usaha lukis sepatu yang sudah bertahan selama sembilan tahun ini, ia pernah mengalami kegagalan besar. Sebelumnya, ia bersama suami sudah berbisnis usaha sepatu namun toko yang ia tempati di Pasar Turi mengalami kebakaran, hingga akhirnya dua toko miliknya ludes terbakar.

Semangat pantang menyerah, memasuki tahun 2009 dengan modal Rp 500 ribu saat itu ia memutuskan untuk membuat sepatu lukis. Kini produk sepatu lukis milik warga Dukuh Setro, Surabaya ini sudah dikenal hampir di seluruh indonesia. Bahkan termasuk ke beberapa negara Asia, seperti Malaysia, Hong Kong, Jepang, Singapore, juga Turki. "Kebetulan di beberapa negara itu kita sudah mempunyai link, " lanjutnya.

Harga untuk melukis per pasang sepatu dipatok dari Rp 100 ribu hingga Rp 300 ribu, tergantung motif. Untuk omset ia merasakan bahwa pada tahun 2018 ini mengalami penurunan. Namun, berbagai strategi penjualan terus ditingkatkan seperti event-event pameran dan juga penjualan online. Menurutnya kalau sepatu memang lebih efektif penjualan langsung, ketemu dengan buyer jadi bisa langsung dicoba, cocok atau tidak. (ANDYAN/AZT)

Editor: Aziz Tri P

Posting Komentar

0 Komentar