Angkat Potensi Kopi Lokal Kediri Raya

[caption id="attachment_2463" align="aligncenter" width="800"] Event bertajuk Bela-Beli Kopi Lokal, Ngopi Zaman Now yang digelar di halaman Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kediri, Sabtu (28/04/2018). FOTO: SUREPLUS/AYU CITRA SR[/caption]

KEDIRI-SUREPLUS: Prospek kopi lokal asal Kediri Raya sangatlah menjanjikan untuk dikembangkan sebagai sarana bisnis. Apalagi ada banyak varian kopi lokal berkualitas, yang bisa dipasarkan di pasar nasional maupun di kancah global.

"Ada beragam jenis kopi berkualitas di Kediri Raya. Misalnya yang ditanam petani lokal di Kecamatan Sendang, Kabupaten Tulungagung dan di Desa Medowo, Kabupaten Kediri," kata Djoko Raharto, Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kediri, yang bertindak sebagai penyelenggara event bertajuk Bela-Beli Kopi Lokal, Ngopi Zaman Now ini, di Halaman Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kediri, Sabtu (28/04/2018).

Dia menjelaskan, acara ini digelar untuk memperluas pasar kopi lokal di Kediri Raya. Terlebih lagi, ada puluhan pengusaha kopi lokal di Kediri Raya yang memamerkan beragam produk unggulan mereka di hadapan warga masyarakat Kediri. "Sejumlah pengusaha kopi ini membuka lapak selayaknya cafe mini. Bahkan ada pula yang menghadirkan mobil van mereka dan ditata apik sebagai warung kopi zaman now," ujarnya.

Ditambahkan oleh Djoko Raharto, di ajang ini juga disiapkan waktu khusus bagi sejumlah pengusaha kopi yang ingin berbagi pengalaman berbisnis kopi. Dengan demikian, kiprah mereka selama membuka usaha kopi bisa menjadi inspirasi bagi calon pengusaha baru.

"Lantaran ceruk pasar kopi di kawasan ini sangat terbuka luas bagi beraneka kopi lokal. Hal ini juga bisa mendorong dan memberdayakan petani lokal, untuk terus menanam kopi berkualitas," katanya.

Dia melanjutkan, sejumlah pengusaha yang hadir di ajang tersebut di antaranya, Iwan dengan bisnis Ini Kopi serta Agus dengan bisnis kopinya yang dikenal De Classe Kobucha. Perlu diketahui, para pengusaha kopi ini didatangkan dari berbagai daerah di Kediri Raya, baik dari dalam Kota Kediri maupun Tulungagung.

Selain itu, perhelatan ini juga diikuti sejumlah karyawan perbankan, hingga penggemar minuman kopi atau disebut kopi holic dari sejumlah daerah. "Pada kesempatan ini, kami juga mensosialisasikan pentingnya dukungan keuangan inklusif bagi perkembangan bisnis para pengusaha kopi. Mereka perlu memahami bahwa kini pemerintah sedang menggalakkan pentingnya keuangan inklusif guna mendukung peningkatan ekonomi nasional," katanya. (AYU CITRA SR/AZT)

Editor: Aziz Tri P

Posting Komentar

0 Komentar