Akhir 2018, Gelombang Pertama Smartphone Lipat Dilepas ke Pasaran

[caption id="attachment_1752" align="aligncenter" width="800"]smartphone lipat Gelombang pertama smartphone lipat kemungkinan akan terjadi pada akhir 2018. FOTO: GIZMOCHINA[/caption]

SURABAYA-SUREPLUS: Sudah tak terhitung smartphone lipat yang sudah mendapatkan paten dari lembaga yang menaunginya dalam beberapa tahun terakhir. Namun, perbandingan ponsel lipat yang mendapat hak paten dengan yang beredar di pasaran sangat jauh.

Hingga saat ini, hanya ZTE Axon M satu-satunya perangkat lipat yang sudah dikomersialkan. Itu pun bukan benar-benar ponsel yang dapat dilipat seperti yang terlihat sebagai ponsel tunggal dengan dua layar.

Nah, bagi penggemar ponsel model ini yang sudah mendambakan untuk memilikinya, tampaknya harapan mereka bakal terwujud. Namun sekali lagi, butuh kesabaran untuk menunggu kehadirannya, sebab DigiTimes melaporkan bahwa gelombang pertama dari ponsel model ini kemungkinan akan terjadi pada akhir 2018.

Menurut laporan tersebut, pengamat industri meyakini bahwa sejumlah vendor merek sedang mempercepat upaya R & D mereka pada proyek terkait.

Setidaknya, Gizmochina menemukan laporan sebuah situs berbasis di Korea, bernama ET News, yang menuliskan bahwa pemimpin pasar smartphone asal Korea Selatan (Samsung) diperkirakan akan mengungkap roadmap model yang dapat dilipat pada tahun 2018.

Samsung Electronics sendiri sudah memiliki sejumlah paten terkait dengan smartphone yang dapat dilipat di Korea dan AS. Laporan itu juga mengatakan, bahwa Samsung telah mengembangkan smartphone dengan layar lipat sejak lima tahun lalu, dan proses pembuatannya telah mencapai 80%.

Selain Samsung, raksasa teknologi AS Apple juga dikatakan telah menerapkan sejumlah paten untuk smartphone clamshell, termasuk satu untuk desain layar tiga lipatan. Hanya saja, paten Apple disebut-sebut memiliki penerapan teknologi ini dalam produk lain selain smartphone. Jadi, belum pasti Apple juga mengeluarkannya pada akhir tahun ini.

Namun, jika Samsung merilis smartphone yang benar-benar dapat dilipat tahun ini, maka tak sedikit yang mengharapkan lonjakan dalam desain tersebut oleh OEM Cina.

Sementara itu, pemimpin teknologi Cina, Huawei sudah lama mengerjakan telepon lipat dengan berbagai aplikasi paten. Pengajuan paten terbaru yang dipublikasikan di situs web World Intellectual Property Organization (Organisasi Kekayaan Intelektual Dunia), WIPO, adalah desain ponsel yang dapat dilipat dan bisa diubah menjadi tablet Huawei pada September 2017.

Konon, paten tersebut juga diterapkan untuk untuk satu layar tampilan yang dapat dilipat di tengah-tengah. Huawei diprediksi berencana untuk meluncurkan smartphone lipat pertamanya pada akhir 2018.

OEM lain yang memiliki paten desain ponsel yang dapat dilipat termasuk LG, Oppo, Lenovo dan ZTE. OPPO mengajukan paten untuk smartphone yang dapat dilipat pada tahun 2017, dan sekali lagi untuk paten lainnya pada tahun 2018, dengan otoritas paten di China.

Sementara itu, Lenovo telah meluncurkan prototipe smartphone yang dapat dilipat yang tampilannya ketika dibuka dapat diperpanjang hingga 7,8 inci dari 5,5 inci jika dalam kondisi ditutup.

Hingga kini Lenovo belum mengumumkan jadwal untuk produksi smartphone yang dapat dilipat. Sedangkan ZTE bisa jadi memperbaiki desain Axon M, sehingga ponselnya yang semula menggunakan engsel untuk melipatnya, dengan perbaikan itu, ZTE Axon M benar-benar satu tampilan layar besar yang bisa dilipat menjadi satu.

Menurut Strategy Analytics, pengiriman global dari smartphone yang dapat dilipat diperkirakan akan berjumlah 700.000 unit pada tahun 2019 dan secara bertahap akan berkembang menjadi 30,4 juta pada 2021 dan menjadi 50,1 juta pada 2022.(GCC/ZAL)

Editor: Fahrizal Arnaz

Posting Komentar

0 Komentar