Suka Minum Jamu, Bikin Usaha Jamu Herbal

Yuyun Sulistyowarni
Yuyun Sulistyowarni, pengusaha UKM jamu herbal tradisional, dengan produk Herbaroota. FOTO: SUREPLUS/R SURYADI

SURABAYA-SUREPLUS: Wajahnya terlihat anggun. Saat bercakap-cakap, tak lupa senyuman ramah kerap tersungging. Sebagai pengusaha jamu herbal, Yuyun Sulistyowarni terbilang sukses. Apalagi ia tak segan untuk mendengarkan keluhan para pelanggan yang sedang membutuhkan pertolongan.

Yuyun Sulistyowarni, perempuan berusia 44 tahun ini pengusaha UKM jamu herbal tradisional dengan produk andalan, Herbaroota. Sabtu (07/04/2018) siang, Yuyun asyik bercerita pada Sureplus.id awal mula ia merintis usaha jamu herbal ini.

Ia juga bercerita mengenai pengalaman-pengalaman menarik, ketika produknya berhasil menyembuhkan pelanggannya yang sedang dilanda sakit dan tak kunjung sembuh.

Di masa remaja, Yuyun memang kerap meminum ramuan jamu herbal bikinan ibundanya. Setiap kali ia merasa sakit dan tidak enak badan, Yuyun selalu meneguk minuman tradisional tersebut.

“Jamu itu sebetulnya untuk mencegah penyakit. Jadi kalau penyakitnya sudah akut, lalu minum jamu dengan harapan langsung bisa sembuh, ya agak susah,” tuturnya.

Ia mengutarakan, tantenya lah orang yang paling berpengaruh dalam bisnis usaha yang ia geluti sekarang ini. Karena tantenya orang yang pertama kali mengajarkan banyak hal dalam membuat resep jamu herbal tradisional.

Awal mula ia mencoba usaha sekitar tahun 2012. Saat itu ia menjual jamu olahannya hanya dalam bentuk kemasan plasti kecil, dan dijual ke tetangga-tetangga sekitar tempat tinggalnya saja.

Yuyun merasa usahanya masih belum memenuhi capaian. Lalu ia berinisiatif untuk bergabung dengan Pahlawan Ekonomi dan mengikuti pelatihan-pelatihan guna mengasah kemampuan dan keterampilannya.

Lambat laun pencapaian usahanya sedikit menemui titik terang. Kini produk jamu herbalnya sudah tersebar di berbagai wilayah Surabaya, bahkan sampai ke luar kota. Di antaranya, di seluruh sentra UKM se-Surabaya, Lapis Kukus Surabaya, Griya Nesa Ciputra Mall dan reseller dari Sulawesi.

“Alhamdulilah kini usaha saya banyak dilirik banyak orang, dari Surabaya maupun luar Surabaya. Bahkan ada orang Jerman yang pulang kampung ke Surabaya, selalu membeli produk saya,” kata Yuyun dengan nada sumringah.

Pengalaman menariknya adalah ketika ia dihubungi oleh seorang konsumen melalui media whatsapp, untuk memesan olahan bubuk jamu herbalnya. Konsumen itu ada kista di dalam kandungan dan sempat mengalami pendarahan cukup hebat.

“Dia pesan jamu melalui whatsapp. Setelah beberapa bulan ia mengonsumsi jamu herbal saya, menurut ia kista dalam kandungannya itu agak mengecil dan didiagnosis dokter dinyatakan sembuh,” ceritanya.

Ia pun bersyukur usaha yang ia kelola ini bisa bermanfaat bagi banyak orang. Dan Yuyun berharap bisa memiliki toko resmi sendiri, agar lebih bisa dikenal masyarakat luas. (R SURYADI/AZT)

Editor: Aziz Tri P